Standar Kompetensi Kerja Sektor Sawit Sudah ada 4 Bidang

oleh -6.149 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT

InfoSAWIT, JAKARTA – Guna memenuhi tenaga kerja di sektor sawit yang setiap tahun membuka sebanyak 1000 peluang kerja baru, maka Kementerian Perindustrian menetapkan syarat Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Tentu saja langkah ini guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi yang sesuai dengan bidangnya, utamanya di sektor industri minyak sawit. Diungkapkan Direktur Jenderal Industri Agro, Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, hingga saat ini telah ada 4 SKKNI untuk sektor kelapa sawit, yakni untuk pengolahan minyak sawit mentah, industri minyak goreng sawit, oleokimia dan biodiesel.

Terlebih dalam dalam visi hilirisasi tahun 2045, Indonesia menargetkan menjadi pusat produsen dan konsumen produk turunan minyak sawit dunia, sehingga mampu menjadi price setter (penentu harga) CPO global. “Termasuk mencapai target rendemen minyak sawit 25% dengan tingkat produksi Tandan Buah Segar (TBS) sawit 25 ton TBS/ha/tahun,” katanya saat membuka acara Updating Technology & Talent Palm Oil Mill (T-POM 2023) Conference dan Expo, yang dihadiri InfoSAWIT, Selasa (7/3/2023), di Hotel Sahid, Jakarta.

BACA JUGA: Sekretaris III GAPKI, Mustafa Daulay: Dorong Perkebunan Nusantara Pimpin GAPKI Kembali

Sebab itu  kata Putu, sejumlah kebijakan yang perlu dijalankan, antara lain peningkatan produktivitas, hilirisasi pada oleofood, oleokimia, dan biofuel, serta memperkuat ekosistem, tata kelola, dan capacity building.

Dalam kesempatan tersebut, Putu Ardika juga mengungkapkan bahwa teknologi pengolahan minyak sawit mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Kalau dulu istilahnya minyak sawit hanya diandalkan untuk memenuhi kebutuhan pangan semata maka kini sudah bisa diandalkan untuk menggantikan energi fosil, dalam bentuk biodiesel.

 

Nilai Produk Sawit Rp 500 Triliun

Tercatat hingga tahun 2022, nilai ekspor kelapa sawit Indonesia, baik dalam bentuk bahan baku maupun produk turunan sawit mencapai Rp 500 triliun.

BACA JUGA: Dwi Sutoro Kian Menguat Jadi Bakal Calon Ketum GAPKI, Saatnya Perkuat Organisasi!

Dimana ekspor minyak sawit mentah/CPO (Crude Palm Oil) dan minyak inti sawit/Crude Palm Kernel Oil) tahun 2022 yang dalam bentuk bahan baku industri hanya 7,52%. “Selebihnya diekspor dalam bentuk produk turunan sawit,” ungkap Putu Juli Ardika.

Pada acara yang diselenggarakan Perkumpulan Praktisi Profesional Perkebunan Indonesia (P3PI) dan Media Perkebunan tersebut, Putu Ardika juga menyebutkan bahwa nilai penjualan minyak sawit dan produk turunannya di pasar dalam negeri mencapai Rp 250 triliun. “Dengan demikian bila ditotal maka secara keseluruhan perputaran nilai kelapa sawit mencapai Rp 750 triliun. Ini tentu ceruk bisnis yang cukup besar bagi perekonomian nasional kita,” kata dia.

Lebih lanjut tutur Putu, selama ini industri pengolahan sawit merupakan salah satu sektor unggulan yang menopang perekonomian nasional. Kinerja ini dibuktikan antara lain melalui kontribusinya sebesar 17,6 persen terhadap total ekspor nonmigas pada tahun 2021.

BACA JUGA: Gegara Harga CPO Masih Menginduk Ke Rotterdam dan Malaysia, Zulhas Kena Tegur Presiden

Pada tahun 2020, nilai ekspor produk sawit sebesar US$ 19,89 miliar  (atau sekitar Rp 280 triliun), dan pada tahun 2021 nilai ekspor produk sawit naik sebesar 56,63 persen dari tahun 2020 atau sekitar Rp 444,5 triliun.

“Dalam kurun 10 tahun, ekspor produk turunan kelapa sawit meningkat cukup signifikan, dari 20 persen pada tahun 2010 menjadi 80 persen pada 2020. Hal ini sesuai target peta jalan pengembangan industri hilir kelapa sawit yang diatur melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 13 Tahun 2010,” tutur Putu.

Saat ini, lanjut dia, terdapat 168 jenis produk hilir kelapa sawit yang telah mampu diproduksi oleh industri dalam dalam negeri untuk keperluan pangan, fitofarmaka/nutrisi, bahan kimia/oleokimia, hingga bahan bakar terbarukan/biodiesel FAME. Sementara pada tahun 2011, hanya ada 54 jenis produk hilir kelapa sawit yang diproduksi. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com