Audit GACC di Riau Perkuat Peluang Ekspor Sawit Indonesia ke Tiongkok

oleh -113 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Pelaksanaan audit oleh General Administration of Customs of China (GACC) di salah satu perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau, yang didampingi langsung oleh Karantina Riau.

InfoSAWIT, PEKANBARU – Upaya memperluas akses pasar minyak sawit Indonesia ke Tiongkok terus diperkuat melalui pemenuhan standar keamanan pangan internasional. Salah satunya ditunjukkan dengan pelaksanaan audit oleh General Administration of Customs of China (GACC) di salah satu perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau, yang didampingi langsung oleh Karantina Riau sebagai bagian dari proses verifikasi menuju pasar ekspor.

Kepala Karantina Riau, Abdur Rohman, hadir langsung dalam kegiatan tersebut guna memastikan seluruh tahapan audit berlangsung sesuai ketentuan sekaligus memberikan pendampingan teknis kepada perusahaan dalam memenuhi persyaratan yang ditetapkan otoritas bea cukai Tiongkok.

Audit GACC merupakan tahapan penting bagi perkebunan yang akan menjadi pemasok produk kelapa sawit ke pasar Tiongkok. Proses ini berfokus pada verifikasi sistem keamanan pangan, penerapan praktik budidaya yang baik, serta jaminan ketertelusuran produk sejak dari kebun.

BACA JUGA: Poltek Kelapa Sawit CWE dan LAT Trisakti Siapkan Talenta Digital Sawit, 17 Mahasiswa Jalani Magang mySAP365 AIX 2026

Dalam pelaksanaannya, tim auditor GACC melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek budidaya. Mulai dari penggunaan pupuk, pengelolaan pestisida, sistem penyimpanan bahan kimia pertanian, hingga implementasi praktik budidaya yang aman dan sesuai standar internasional.

Selain inspeksi di lapangan, auditor juga menelaah aspek administrasi perusahaan, termasuk penerapan Good Agricultural Practices (GAP), sistem traceability atau ketertelusuran produk, pencatatan penggunaan sarana produksi, serta mekanisme pengendalian keamanan pangan yang diterapkan oleh perusahaan.

Abdur Rohman menegaskan bahwa Karantina memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan proses audit tersebut. Pendampingan dilakukan terutama pada aspek pemenuhan persyaratan sanitari dan fitosanitari, pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) maupun Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK), hingga memastikan komoditas yang diekspor memenuhi standar negara tujuan.

BACA JUGA: Sawit Dinilai Jadi Tulang Punggung Ekonomi Kawasan Transmigrasi di Indonesia

Menurutnya, keberhasilan memenuhi persyaratan teknis negara mitra dagang akan memperkuat daya saing komoditas perkebunan Indonesia, khususnya kelapa sawit, di pasar global.

“Pendampingan ini merupakan bentuk komitmen Karantina Riau dalam mendukung perusahaan agar mampu memenuhi seluruh persyaratan teknis yang ditetapkan negara tujuan ekspor sekaligus memperkuat daya saing komoditas perkebunan Indonesia di pasar internasional,” ujar Abdur Rohman, dilansir InfoSAWIT dari Badan Karantina Indonesia, Rabu (30/7/2026).

Ia menambahkan, aspek keamanan pangan kini menjadi salah satu indikator utama dalam perdagangan internasional. Oleh karena itu, seluruh rantai produksi harus mampu menjamin bahwa produk yang dihasilkan bebas dari cemaran yang berpotensi membahayakan kesehatan konsumen.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 29 Juli – 4 Agustus 2026 Naik Rp67,28 per Kg  

Selain itu, perusahaan juga dituntut memiliki sistem ketertelusuran yang andal, didukung pencatatan penggunaan sarana produksi secara konsisten, serta dokumentasi yang lengkap sebagai bagian dari sistem jaminan mutu.

Melalui pelaksanaan audit tersebut, diharapkan semakin banyak perkebunan kelapa sawit Indonesia yang memenuhi standar GACC sehingga peluang ekspor ke pasar Tiongkok semakin terbuka. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemasok utama minyak sawit dunia yang mampu memenuhi tuntutan pasar internasional terhadap aspek keamanan pangan, transparansi, dan keberlanjutan. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com