Asal Muasal Sawit di Jawa, Dari Afrika ke Belanda Terbang ke Nusantara

oleh -7.717 Kali Dibaca
infosawit
Dok. Istimewa/ Sejarah Sawit Masuk Indonesia Tahun 1884 Jaman Penjajahan Belanda

InfoSAWIT, JAKARTA – Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas yang penting dalam industri perkebunan di Indonesia. Sebagian besar orang mengira bahwa pohon kelapa sawit berasal dari Indonesia karena negara ini memiliki perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia. Namun, dugaan tersebut sebenarnya salah. Pohon kelapa sawit sebenarnya berasal dari benua Afrika dan tumbuh di dalam hutan-hutan di sana.

Sejarah masuknya pohon kelapa sawit ke Indonesia dimulai pada masa penjajahan kolonial. Pada waktu itu, pohon kelapa sawit ditanam pertama kali di Kebun Raya Bogor. Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), yang telah menjadi pusat riset kelapa sawit sejak masa penjajahan kolonial, mencatat bahwa perkembangan awal kelapa sawit di Indonesia dapat ditemukan dalam publikasi tua seperti De Oliepalm (Hunger, 1917; Hunger, 1924) dan Investigations on Oilpalms (Rutgers et al.,1922). Publikasi ini menjadi sumber informasi awal yang menyebarluaskan pengetahuan tentang kelapa sawit.

Tahun 1848 menjadi titik awal diintroduksinya kelapa sawit ke Indonesia. Empat bibit kelapa sawit dari varietas Bourbon atau Mauritius dan Amsterdam, Belanda, diperkenalkan dan ditanam di Kebun Raya Bogor. Pada tahun 1858, Sekretaris Kantor Kolonial Belanda di Hindia Belanda mengajukan usulan kepada Pemerintah Negara Belanda untuk menanam kelapa sawit di Indonesia. Akibatnya, sebanyak 146 lot benih kelapa sawit didistribusikan ke berbagai wilayah seperti Jawa, Madura, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara.

BACA JUGA: Sawit, Deforestasi dan Keegoisan Uni Eropa

Sebelum tahun 1860, percobaan perkebunan kelapa sawit dilakukan di wilayah Banyumas dan Palembang dengan luas lahan percobaan sekitar 3,4 hektar dan 0,74 hektar (Rutgers, 1924). Namun, percobaan dihentikan pada tahun 1864 karena ditemukan bahwa kelapa sawit tumbuh lebih baik dan menghasilkan buah lebih cepat di Indonesia dibandingkan dengan tempat asalnya.

Sejak saat itu, perkebunan kelapa sawit terus berkembang pesat di Indonesia. Faktor-faktor seperti iklim yang cocok, tanah yang subur, dan permintaan yang tinggi dari pasar global membuat Indonesia menjadi produsen utama kelapa sawit. Perkebunan kelapa sawit di Indonesia tidak hanya memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, tetapi juga menjadi sumber mata pencaharian bagi banyak petani dan pekerja di sektor perkebunan.

Meskipun kelapa sawit bukanlah tanaman asli Indonesia, negara ini telah berhasil menjadi pusat penting dalam produksi dan pengolahan kelapa sawit. Keberhasilan ini tidak terlepas dari upaya riset dan pengembangan yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) dan lembaga lainnya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia.

BACA JUGA: Periode 1-15 Juni: Harga Referensi CPO Turun, BK dan PE CPO Ditetapkan US$ 116 Per Ton

Dengan demikian, meskipun pohon kelapa sawit berasal dari Afrika, perkembangannya di Indonesia telah mencapai prestasi yang signifikan dan memberikan dampak penting bagi perekonomian dan sektor perkebunan Indonesia. (T1)

Artikel ini telah tayang di InfoSAWIT JAWA dengan judul © Berita Sawit – Sejarah Sawit di Pulau Jawa Berasal dari Hutan Afrika dibawa Belanda Tahun 1848. – InfoSAWIT Jawa


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com