PTPN V Bermitra Dengan Petani Sawit Plasma Seluas 56 Ribu ha Atau 66% dari Kebun Inti

oleh -8.231 Kali Dibaca

InfoSAWIT, PEKANBARU – Diungkapkan EVP Plasma PTPN V, Arief Subhan Siregar, hingga saat ini PTPN V tercatat telah melakukan kemitraan dengan ribuan petani mitra yang tergabung dalam berbagai koperasi di seluruh unit usaha perusahaan. Perusahaan milik negara yang mengelola 71.300 hektare perkebunan sawit itu melakukan kemitraan dengan perkebunan sawit rakyat dengan total luas mencapai 56.000 hektare atau sekitar 66 persen dari kebun inti.

“Jadi sebenarnya PTPN V itu telah melewati program pemerintah mandatory 20 persen kebun plasma karena petani mitra kita sendiri mencapai 56.000 hektare atau 66 persen dari kebun inti perusahaan. Kenapa? Karena memang tujuan PTPN V berdiri adalah tumbuh dan berkembang untuk petani sawit. Itu khittah PTPN V yang selama empat tahun terakhir dikembalikan oleh Pak Jatmiko Santosa, CEO PTPN V,” katanya dalam keterangan tertulisnya diperoleh InfoSAWIT, Rabu (31/5/2023).

Dalam melakukan kemitraan terutama pelaksanaan akselerasi peremajaan sawit rakyat, Arief memastikan bahwa perusahaan tidak setengah-setengah. Hal itu dibuktikan dari produktivitas petani mitra PTPN V yang melaksanakan PSR jauh di atas rerata nasional mencapai 29,23 ton per hektare per tahun.

BACA JUGA: Saatnya Kenakan Batik Ramah Lingkungan, Berbahan Dasar Minyak Sawit Berkelanjutan

Angka tersebut jauh di atas standar produktivitas nasional untuk tanaman menghasilkan usia lima tahun atau TM 5 sebesar 26 ton per hektare per tahun.

Ia mengatakan perusahaan telah menetapkan skema kebijakan manajemen tunggal atau single management yang diterapkan sejak 2019 silam yang berdampak pada meningkatnya produktivitas perkebunan petani mitra secara signifikan.

“Sejak awal kami berkomitmen tidak akan setengah-setengah dengan saudara-saudara kami petani swadaya. Kami berdiri salah satunya adalah untuk memperkuat dan memberdayakan petani sawit. Itu khittah PTPN V sebenarnya,” kata Arief.

BACA JUGA: Ini Loh Pabrik Kelapa Sawit Pertama di Indonesia Dibangun Tahun 1918 di Sumatera Utara

Ia menuturkan perusahaan memiliki empat program yang ditawarkan kepada petani Bumi Lancang Kuning untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui program PTPN Untuk Sawit Rakyat.

Ke empat program dimaksud antara lain peremajaan dan pengelolaan kebun sawit mitra dengan satu manajemen, penyediaan bibit unggul untuk sawit swadaya, kemitraan swadaya melalui offtaker binaan Perusahaan, hingga pemberdayaan KUD agar mampu menjadi mitra teknis bagi petani lainnya. “Keberadaan PTPN sejak awal memang untuk rakyat, jadi apapun inisiatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas adalah prioritas,” tutupnya. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com