Presiden Jokowi: Cabut Larangan Impor Minyak Sawit Srilanka, Bentuk Mekanisme Khusus

oleh -3.389 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. BPMI Setpres/Presiden Joko Widodo lakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Selasa, 17 Oktober 2023.

InfoSAWIT, BEIJING – Presiden Joko Widodo dan Presiden Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, bertemu di China World Hotel, Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada Selasa, 17 Oktober 2023, untuk membahas langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kerja sama antara kedua negara. Dalam pertemuan bilateral ini, kedua pemimpin tersebut membahas berbagai aspek kerja sama, dengan fokus pada bidang ekonomi.

Presiden Jokowi juga dalam pertemuan tersebut mengajukan permintaan kepada Sri Lanka untuk mencabut larangan impor minyak sawit Indonesia. Presiden menjelaskan bahwa minyak sawit merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang diproduksi dengan memperhatikan standar lingkungan yang ketat.

“Saya usul kita bentuk mekanisme khusus untuk membuka kembali akses pasar minyak sawit Indonesia di Sri Lanka,” ujar Presiden Joko Widodo dalam keterangan resmi diperoleh InfoSAWIT, Selasa (17/10/2023).

BACA JUGA: Harga Saham SSMS, PSGO, TBLA, DSNG dan MKTR Jadi TOP 5 Harga Saham Sawit Selasa 17 Oktober 2023

Selain itu Presiden Jokowi menyambut baik rencana Sri Lanka untuk membentuk perjanjian perdagangan preferensi atau preferential trade agreement dengan Indonesia. Volume perdagangan antara kedua negara ini mengalami penurunan sebesar 27,5 persen pada tahun 2022. inisiatif Sri Lanka tersebut.

“Saya menyambut baik keinginan Sri Lanka membentuk preferential trade agreement dengan Indonesia. Kita harus bekerja sama untuk meningkatkan nilai perdagangan dan memperkuat hubungan ekonomi antara negara kita,” ungkap Presiden Jokowi.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 18-24 Oktober 2023 Tertinggi Rp 2.432,64/kg

Pertemuan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Indonesia, termasuk Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, serta Menteri Badan Usaha Milik Negara yang juga menjabat sebagai Ad Interim Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Erick Thohir. Sekretaris Kabinet Pramono Anung juga turut serta dalam pertemuan ini, bersama dengan Duta Besar RI untuk RRT, Djauhari Oratmangun. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com