Sulawesi Barat Peroleh Dana PSR Untuk 3.250 Ha Untuk 3 Kabupaten

oleh -1505 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Ilustrasi peremajaan sawit.

InfoSAWIT, KENDARI – Dalam upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani kelapa sawit di Sulawesi Barat, Dinas Perkebunan Sulawesi Barat (Disbun Sulbar) telah menjalin kerja sama yang penting dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Ditjenbun Kementan RI). Kerja sama ini terkait dengan Dana Dukungan Manajemen Peremajaan Sawit Tahun 2024.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Disbun Sulbar, Herdin Ismail, dan Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Ditjenbun Kementan RI, Ardi Praptono, yang juga Ketua Sekretariat Peremajaan Kelapa Sawit Ditjenbun Kementan RI, telah dilakukan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Akselerasi Peremajaan Kelapa Sawit. Acara tersebut berlangsung di Hotel Pullman Jakarta Central Park Podomoro City, Jakarta Barat, pada Senin, 4 Maret 2024.


Peremajaan kelapa sawit merupakan salah satu program Strategis Nasional Pemerintah Republik Indonesia, sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian 03 tahun 2022 jo. Peraturan Menteri Pertanian 19 tahun 2023. Program ini mencakup pengembangan sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan, peremajaan, serta sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit.

BACA JUGA: Malaysia Luncurkan Minyak Goreng Sawit Bersertifikat MSPO

Untuk tahun 2024, Sulawesi Barat mendapat kuota target peremajaan sebanyak 3.250 hektar, yang tersebar di tiga kabupaten, yaitu Pasangkayu sebesar 1.000 hektar, Mamuju sebesar 2.000 hektar, dan Polewali Mandar dengan luas 250 hektar.

Kepala Disbun Sulbar, Herdin Ismail, berharap bahwa kerja sama ini dapat berjalan lancar dan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat, khususnya para petani kelapa sawit di Sulawesi Barat. Menurutnya, penandatanganan PKS ini adalah bukti nyata bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, melalui Disbun, memberikan dukungan yang kuat untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di sub-sektor perkebunan kelapa sawit.

Selain itu, terkait Rakornas Akselerasi Peremajaan Kelapa Sawit, Herdin menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi landasan kuat bagi petani dan para stakeholder terkait. Harapannya, Rakornas ini akan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani kelapa sawit, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

BACA JUGA: DBH Sawit Dominan Untuk Infrastruktur, Hanya 10 Persen untuk Pembangunan Perkebunan Sawit Berkelanjutan

“Seluruh materi rapat sudah diselesaikan dan hasilnya konkret kesejahteraan untuk petani,” ungkap Herdin dikutip InfoSAWIT dari laman resmi provinsi Sulbar ditulis Rabu (13/3/2024). (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com