Kementan Dorong Akurasi Data untuk Dukung Swasembada Pangan dan Energi

oleh -2.288 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto, menekankan pentingnya kontribusi perkebunan dalam menyukseskan program pemerintah.

InfoSAWIT, PANDEGLANG — Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto, menekankan pentingnya kontribusi perkebunan dalam menyukseskan program pemerintah, terutama dalam penguatan swasembada pangan dan energi. Pernyataan ini disampaikan setelah melakukan monitoring irigasi perpompaan (Irpom) di Desa Kalanganyar, Kabupaten Pandeglang, pada Selasa (22/10), yang kemudian dilanjutkan dengan menghadiri Kegiatan Penyusunan Data Statistik Angka Sementara 2024 dan Angka Estimasi 2025.

Heru menyoroti beberapa program yang perlu didukung sektor perkebunan, termasuk penanaman padi gogo dan Penambahan Areal Tanam (PAT). Selain itu, sistem irigasi perpompaan dan pompanisasi menjadi bagian dari upaya penting untuk meningkatkan produksi pertanian.

“Pemerintah sangat fokus pada swasembada pangan, juga energi, terutama melalui penguatan komoditas sawit dan tebu,” ujar Heru, mengutip pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menargetkan keberhasilan program ini.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalbar Periode III-Oktober 2024 Tertinggi Rp 3.132,46/Kg

Salah satu langkah krusial yang harus diambil adalah memastikan akurasi data terkait sawit dan tebu. “Data ini harus jelas dan akurat, khususnya dalam memetakan wilayah-wilayah sentra tebu seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Jangan sampai terjadi tumpang tindih komoditas,” jelas Heru dikutip InfoSAWIT, Kamis (24/10/2024).

Menurutnya, harga tebu saat ini sedang berada pada tingkat yang menguntungkan, memberikan peluang besar bagi daerah-daerah sentra untuk memperkuat produksinya. Heru juga menegaskan bahwa provinsi yang mendukung penguatan PAT dan padi gogo akan mendapat dukungan lebih dari pemerintah. “Pengembangan wilayah yang sudah jelas akan menjadi fokus pendanaan, jadi silakan berlomba-lomba menunjukkan kinerja positif,” tambahnya.

Selain sawit dan tebu, komoditas perkebunan lainnya seperti kopi, kakao, dan tembakau juga mendapat perhatian khusus mengingat tingginya harga saat ini. “Meskipun situasi tidak mudah, ini adalah tanggung jawab kita semua untuk memberikan kontribusi terbaik bagi pertanian Indonesia,” tegas Heru.

BACA JUGA: Delima Hasri Azhari: Komit Kembangkan Komoditas Strategis Nasional

Komoditas seperti sagu, yang berpotensi besar dalam mendukung swasembada pangan, juga menjadi sorotan. Heru menekankan pentingnya optimalisasi pendataan dan penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) untuk komoditas sawit, karet, kopi, kelapa, lada, dan kakao. Dengan demikian, sektor perkebunan dapat berperan lebih aktif dalam upaya pemerintah mencapai swasembada pangan dan energi.  (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com