IEU–CEPA Capai Terobosan Bersejarah, Prabowo dan Uni Eropa Perkuat Kemitraan Strategis

oleh -2.858 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Dewan Eropa, António Costa, pada Minggu, 13 Juli 2025, di Gedung Europa, Brussel, Belgia. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

InfoSAWIT, BRUSSEL — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengawali kunjungan kenegaraannya ke markas Uni Eropa dengan pertemuan bilateral bersama Presiden Dewan Eropa, António Costa. Pertemuan digelar di Gedung Europa, Brussel, Minggu siang waktu setempat, dan menandai babak baru dalam hubungan Indonesia dan Uni Eropa.

Disambut secara resmi oleh Presiden Costa, Prabowo selanjutnya mengikuti sesi foto bersama di ruang bendera sebelum menuju ruang pertemuan di lantai 11. Dalam kesempatan itu, Presiden didampingi oleh jajaran menteri kunci, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Dubes RI untuk Belgia, Andri Hadi.

Pertemuan ini menjadi momen penting setelah 10 tahun negosiasi panjang yang akhirnya membuahkan kesepakatan politis dalam perundingan Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU–CEPA). Dalam konferensi pers bersama, Prabowo menyebut capaian ini sebagai “hari bersejarah”.

BACA JUGA: Perusahaan Sawit PT Banyu Kahuripan Indonesia Dihukum Bayar Rp282 Miliar, Terkait Gugatan Lingkungan

“Hari ini merupakan hari yang sangat bersejarah bagi saya. Setelah 10 tahun proses negosiasi yang kadang berlangsung cukup alot—hari ini kita berhasil mencapai sebuah terobosan,” ujar Presiden Prabowo dalam pernyataan pers ditulis InfoSAWIT, Selasa (15/7/2025).

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa IEU–CEPA bukan hanya kesepakatan dagang, tetapi juga simbol kepercayaan antara dua kekuatan besar dunia dalam membangun kerja sama ekonomi yang inklusif dan berbasis nilai. Indonesia, tegasnya, siap membuka diri terhadap alih teknologi, kerja sama energi bersih, serta penguatan sektor pangan dan hilirisasi mineral penting.

“Kami memandang Eropa sebagai kawasan yang sangat penting dan berharap Eropa dapat terus memainkan peran sentral dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global. Dunia saat ini secara nyata sedang bergerak menuju tatanan multipolar,” imbuhnya.

BACA JUGA: Petani Sawit Swadaya Terapkan Pertanian Regeneratif Guna Kesuburan Tanah dan Mitigasi Iklim

Presiden juga menyampaikan visinya untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan, serta menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan berkelanjutan bagi pelaku usaha kedua pihak. Ia mengajak Uni Eropa melihat Indonesia sebagai mitra strategis di tengah dinamika global yang terus berubah.

Usai pertemuan bilateral dengan Presiden Dewan Eropa, Prabowo melanjutkan agenda diplomatiknya dengan bertemu Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, di Gedung Berlaymont. Dalam pertemuan tersebut, von der Leyen mengumumkan tiga pilar utama dalam penguatan hubungan bilateral: perdagangan, geopolitik dan keamanan, serta konektivitas antarwarga.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com