Pengusaha Manaek Siahaan Serahkan 500 Hektare Lahan Sawit ke Negara, KNPI Riau: Bentuk Kepatuhan terhadap Negara

oleh -3.735 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. SawitFest 2021/foto: Fitra Yogi/Ilustrasi Perkebunan Kelapa Sawit.

InfoSAWIT, PEKANBARU — Sebuah langkah mengejutkan namun diapresiasi datang dari pengusaha kelapa sawit asal Riau, Manaek Siahaan, yang secara sukarela menyerahkan 500 hektare lahan kebun kelapa sawit miliknya kepada negara. Penyerahan ini dilakukan dalam rangka mendukung kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), yang saat ini gencar menertibkan perkebunan sawit ilegal, termasuk yang berada dalam kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Langkah ini mendapat perhatian luas setelah Satgas PKH mengundang para pemilik lahan sawit yang berada di dalam kawasan hutan untuk hadir dalam pertemuan yang digelar Kamis malam (15/7/2025) di lantai 3 Hotel Grand Central, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Salah satu yang hadir adalah Manaek Siahaan bersama anggota DPRD Provinsi Riau, Suyadi SP dari Fraksi PDI Perjuangan.

Dalam pertemuan tersebut, Satgas PKH yang terdiri dari unsur Kejaksaan, TNI, Polri, Badan Pemeriksa Keuangan, PPATK, serta sejumlah pejabat lintas lembaga, menyampaikan bahwa pihaknya telah lebih dahulu mendata para pemilik kebun sawit yang berada di dalam kawasan hutan negara. Namun, karena Manaek Siahaan bersikap kooperatif dan menyerahkan lahannya secara sukarela, ia dianggap layak mendapatkan apresiasi dari negara.

BACA JUGA: Ketika Sektor Sawit Dihantui Ketidakpastian Berusaha

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, Larshen Yunus, yang juga menjadi juru bicara bagi pengusaha Manaek Siahaan, menegaskan bahwa penyerahan lahan ini bukan karena tekanan atau panggilan resmi dari Satgas, melainkan berdasarkan kesadaran penuh sebagai warga negara yang taat hukum.

“Kehadiran kami di Posko Satgas PKH beberapa waktu lalu murni karena kesadaran diri. Saya juga sudah langsung mendatangi kediaman Pak Manaek di Lobusiregar I, Siborong-borong, Taput, untuk memberikan pemahaman bahwa ini adalah panggilan negara. Dan beliau menyambutnya dengan tulus,” ujar Larshen Yunus, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Kamis (17/7/2025).

Hari ini, kata Larshen, tim Satgas PKH bersama pengusaha Manaek Siahaan langsung menuju lokasi kebun seluas 500 hektare di Bukit Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Agenda utama adalah peninjauan ulang batas lahan, patok, dan koordinat kebun yang akan segera direstorasi menjadi kawasan hutan dengan penanaman pohon kehutanan.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 16-22 Juli 2025 Naik Rp68,89 per Kg

“Sementara Pak Manaek turun ke lapangan, kami di tim administratif menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan. Prinsip kami satu: patuh terhadap perintah negara, dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” tegas Larshen.

Langkah pengembalian lahan sawit dalam skala besar ini dinilai sebagai salah satu yang paling signifikan dalam sejarah operasi Satgas PKH di Riau. Dari hasil observasi, lahan yang diserahkan adalah lahan yang dulunya semak belukar, dan tidak melibatkan aktivitas perambahan hutan. Berdasarkan dokumen yang disampaikan, lahan tersebut diperoleh dari Surat Hibah Pemangku Adat Petalangan Batin Hitam Sungai Medang pada 10 Juli 2009.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com