Grant Riset BPDP 2026 Dibuka, BPDP Tekankan Dampak Nyata dan Seleksi Administratif yang Ketat

oleh -237 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah.

InfoSAWIT, JAKARTA – Badan Pengelola Dana Perkebunan menegaskan bahwa program Grant Riset BPDP 2026 akan difokuskan pada penelitian yang mampu menghasilkan dampak nyata bagi pengembangan komoditas strategis nasional, mulai dari sektor hulu hingga hilir, khususnya sawit, kelapa, dan kakao. Perubahan nomenklatur dari Grant Riset Sawit menjadi Grant Riset BPDP juga menandai perluasan cakupan riset yang didanai lembaga tersebut.

Hal ini disampaikan Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, dalam Webinar Sosialisasi Call for Proposal Grant Riset BPDP 2026, Kamis (30/4/2026), yang dihadiri InfoSAWIT.

Menurut Alfansyah, minat kalangan akademisi dan lembaga penelitian terhadap program grant riset BPDP terus menunjukkan tren positif. Pada periode sebelumnya, BPDP menerima lebih dari 1.400 proposal penelitian, dan dengan bertambahnya ruang lingkup komoditas yang didukung tahun ini, jumlah proposal diperkirakan meningkat signifikan.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Periode 29 April – 5 Mei 2026 Naik Rp15,16 per Kg

“Antusiasme peneliti dari perguruan tinggi maupun lembaga penelitian sangat besar. Tahun terakhir saja proposal yang masuk mencapai lebih dari 1.400. Dengan cakupan riset yang kini lebih luas, kemungkinan jumlah proposal tahun ini akan semakin banyak,” ungkap Mohammad Alfansyah.

 

Fokus pada Riset Berdampak bagi Industri

Ia menjelaskan, tujuan utama Grant Riset BPDP adalah memperkuat pengembangan industri berbasis komoditas perkebunan melalui inovasi yang aplikatif. Karena itu, BPDP berharap penelitian yang diajukan tidak berhenti pada tataran akademik, tetapi mampu memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi, nilai tambah, hingga hilirisasi produk.

“Apa pun riset yang dilakukan harus diarahkan pada penguatan, pengembangan, dan peningkatan produk. Yang kami harapkan adalah riset yang menghasilkan dampak nyata terhadap pengembangan komoditas tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA: Sawit 2,3 Juta Hektar: Ambisi Besar, PR Lama yang Belum Tuntas

BPDP juga menekankan pentingnya kualitas proposal sejak tahap awal, terutama dalam aspek kelengkapan administratif, yang selama ini masih menjadi kendala utama bagi sejumlah peserta. Pada seleksi tahun lalu, masih terdapat proposal yang gugur pada tahap administrasi sehingga substansi penelitian tidak sempat masuk penilaian komite riset.

 

Independensi Penilaian Dijaga Ketat

Dalam pelaksanaan Grant Riset BPDP 2026, BPDP memastikan proses seleksi akan berjalan objektif dan independen. Untuk itu, Komite Litbang diminta tidak melayani konsultasi yang bersifat spesifik terhadap substansi proposal hingga masa pengajuan berakhir pada Juni mendatang.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga fairness dalam penilaian, sehingga seluruh proposal dinilai berdasarkan kualitas dan relevansinya, bukan melalui komunikasi pendahuluan dengan tim penilai.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik Rabu (29/4), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Cenderung Ketat

Selain itu, rekam jejak institusi juga akan menjadi salah satu pertimbangan penting. BPDP akan mengevaluasi kinerja perguruan tinggi atau lembaga penelitian berdasarkan hasil riset sebelumnya, termasuk kualitas output, ketepatan waktu pelaporan, serta komitmen dalam menyelesaikan penelitian sesuai target.

Untuk memperluas pemahaman calon mitra riset, BPDP berencana menggelar rangkaian sosialisasi langsung di sejumlah wilayah seperti Bandung, Jawa Tengah, Medan, Aceh, hingga kawasan Indonesia Timur, dengan pola klasterisasi perguruan tinggi agar jangkauan informasi lebih merata.

Melalui langkah tersebut, BPDP berharap semakin banyak proposal berkualitas yang masuk, terutama riset yang memiliki potensi implementasi, komersialisasi, serta mampu mendukung kebijakan strategis pengembangan sektor sawit, kelapa, dan kakao di Indonesia. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com