Bumitama Dorong Kemajuan Desa Lewat Infrastruktur dan Pemberdayaan Warga

oleh -3.851 Kali Dibaca
Editor: Redakasi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Dalam enam bulan pertama 2025, Bumitama melakukan perbaikan 133 kilometer jalan, 15 jembatan dibangun, dan 21 kilometer jalan dipadatkan dengan tanah laterit.

InfoSAWIT, JAKARTA Hujan deras kerap membawa cerita serupa di pedalaman Kalimantan: jalan tanah kembali berlumpur, kendaraan sulit melintas, anak-anak terhambat ke sekolah, dan hasil bumi tertahan di desa. Namun, dari persoalan klasik itu, lahir kisah baru lewat inisiatif Bumitama Berdaya Desa Sejahtera—program yang memadukan pembangunan infrastruktur dengan pemberdayaan warga.

Di Kalimantan Barat, Bumitama bersama pemerintah daerah membenahi jalan dan jembatan yang selama ini menjadi titik rawan. Dalam enam bulan pertama 2025, tercatat 133 kilometer jalan diperbaiki, 15 jembatan dibangun, dan 21 kilometer jalan dipadatkan dengan tanah laterit. Perbaikan ini menyasar 19 desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Langkah serupa juga dilakukan di Kalimantan Tengah. Di Kotawaringin Timur, Bumitama mengalokasikan Rp500 juta untuk perbaikan infrastruktur, sementara di Kotawaringin Barat Rp120 juta, mulai dari pengerasan jalan hingga dukungan alat berat. Meski nominalnya tak besar di atas kertas, di lapangan dampaknya terasa nyata—mobilitas warga meningkat, akses ekonomi terbuka, dan biaya logistik menurun.

BACA JUGA: FORTASBI Rayakan 11 Tahun Perjuangan Petani Sawit Mandiri Menuju Keberlanjutan

Menariknya, Bumitama tidak membawa paket solusi siap pakai. Setiap proyek dimulai dari musyawarah desa, memastikan suara warga menjadi panduan utama. “Kami tidak hanya dibantu, tapi juga dilibatkan. Bahkan sebelum kami minta, mereka sudah siap membantu,” ujar Abdur Rasyid, Kepala Desa Pantai Harapan, Kecamatan Cempaga Hulu, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Jumat (15/8/2025).

Pendekatan partisipatif ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap prinsip ESG dan standar RSPO, menempatkan masyarakat sebagai pusat pembangunan. Tokoh lokal atau local champion didorong menjadi penggerak perubahan, memastikan pembangunan tak berhenti pada proyek fisik.

Di Desa Sei Ubar Mandiri, Kepala Desa Andreka Setiadi menceritakan bantuan alat berat empat kali, termasuk excavator dan grader, yang membuka akses vital ke desa. “Dulu jalan rusak bikin banyak kegiatan terhambat. Sekarang urusan jadi lebih lancar, warga juga lebih semangat membangun desa bersama,” ujarnya.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 15-21 Agustus 2025 Naik Rp. 74,81 per Kg

Namun, tantangan tetap ada. Di Desa Pelantaran, misalnya, perbaikan dua titik jalan pada Januari 2025 kembali rusak akibat hujan dan lalu lintas berat. Bumitama pun menyiapkan strategi lanjutan di semester kedua, tak hanya memperbaiki konektivitas fisik, tetapi juga memperkuat ekonomi desa lewat pendampingan usaha, pemberdayaan tokoh lokal, dan pengembangan ekosistem ekonomi berkelanjutan.

Kisah ini menjadi bukti, peran perusahaan kelapa sawit tak melulu soal produksi. Lewat aksi nyata, jalan-jalan yang dibangun bukan sekadar susunan batu dan aspal, melainkan jalur yang menghubungkan peluang, menggerakkan roda ekonomi, dan menumbuhkan harapan di desa-desa Kalimantan. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com