POPSI Kembali Gelar IPOSC ke-5, Petani Sawit Didorong Lebih Mandiri dan Kompetitif

oleh -4.209 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Mansuetus Darto, Ketua Umum POPSI.

InfoSAWIT, KUBU RAYA – Ribuan petani kelapa sawit dari berbagai daerah di Indonesia akan berkumpul di Kubu Raya, Kalimantan Barat, dalam acara Indonesian Palm Oil Smallholder Conference and Expo (IPOSC) ke-5. Pertemuan raya terbesar lintas organisasi petani sawit ini digelar pada 24–26 September 2025 di Hotel Q Qubu Resort, diselenggarakan oleh Perkumpulan Forum Petani Kelapa Sawit Jaya Indonesia (POPSI) dengan dukungan Media Perkebunan.

Ketua Umum POPSI, Mansuetus Darto, menegaskan bahwa IPOSC bukan sekadar forum rutin, melainkan momentum refleksi sekaligus penguatan kapasitas petani sawit menghadapi tantangan zaman. “IPOSC adalah ajang untuk refleksi dan penguatan petani kelapa sawit di Indonesia agar lebih maju dan berkelanjutan sesuai tuntutan pasar modern,” ujarnya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Jumat (29/8/2025).

Dalam pertemuan ini, para petani tidak hanya berdiskusi, tetapi juga akan merumuskan resolusi penting. Hasilnya kelak akan disampaikan kepada pemerintah sebagai masukan kebijakan, sekaligus menjadi dorongan bagi perusahaan agar lebih adil dan berpihak pada pemberdayaan petani.

BACA JUGA: Indonesia Menang Sengketa Biodiesel di WTO, Uni Eropa Diminta Cabut Bea Masuk Imbalan

Darto menambahkan, IPOSC 2025 juga akan menyoroti dinamika terbaru industri sawit, termasuk keberadaan Agrinas yang kini mengelola kebun sawit hasil pengambilalihan pemerintah di kawasan hutan. “Pertemuan ini akan mendorong industri sawit Indonesia lebih ramah bagi petani. Harapannya, petani makin transformatif menghadapi pasar modern, sementara negara makin peka terhadap kondisi mereka,” katanya.

 

Topik Hangat: Dari Regulasi hingga Hama

Beragam isu strategis akan dibahas dalam forum ini, mulai dari kemitraan petani-perusahaan, program peremajaan sawit rakyat (PSR) jalur kemitraan, Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB), hingga kebijakan Uni Eropa melalui EU Deforestation Regulation (EUDR).

Tak hanya itu, sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) serta tantangan teknis seperti penyakit Ganoderma, serangan kumbang tanduk, ulat api, hingga pengendalian hama Elaeidobius juga akan masuk dalam agenda diskusi. Sejumlah narasumber nasional dijadwalkan hadir, di antaranya perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan (Dirjenbun), Badan Pengelola Dana Perkebunan  (BPDP), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), serta Fortasbi.

BACA JUGA: Membangun Kepercayaan, Menanam Dampak: Kisah Kemitraan Sawit Berkelanjutan di Sinar Mas Agribusiness and Food

Selain konferensi, IPOSC 2025 juga menghadirkan pameran sawit terbesar di Kalimantan Barat. Menurut Hendra J. Purba, Sekjen POPSI sekaligus Ketua Panitia, expo ini akan diikuti oleh produsen benih unggul, pupuk, pestisida, peralatan panen, hingga alat dan mesin pertanian modern.

“Bagi petani sawit Kubu Raya dan Kalbar, ini kesempatan emas untuk berinteraksi langsung dengan produsen input pertanian. Petani mendapat akses besar untuk memperoleh produk yang bisa meningkatkan produktivitas kebun mereka,” jelas Hendra.

Dengan pertemuan raya ini, POPSI berharap petani sawit semakin kuat dalam menghadapi tekanan global, baik dari sisi regulasi perdagangan internasional maupun tantangan teknis di lapangan. Pada saat yang sama, expo menjadi sarana bagi petani untuk menjalin jejaring, memperluas wawasan, sekaligus membuka peluang kemitraan yang lebih adil.

BACA JUGA: Disbun Kaltim Matangkan Usulan Sarpras Sawit, Dorong Sinergi Provinsi dan Kabupaten

IPOSC ke-5 tidak hanya dirancang sebagai ruang diskusi, tetapi juga sebagai panggung perayaan eksistensi petani sawit di Indonesia. Dari Kubu Raya, suara petani diharapkan menggaung ke pusat kebijakan dan ruang global, membawa pesan bahwa petani sawit bukan sekadar penerima kebijakan, melainkan aktor penting dalam menjaga keberlanjutan industri sawit nasional. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com