PalmCo Dorong Pemanfaatan Limbah Sawit Jadi Pupuk Organik

oleh -2.042 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Sawit Fest 2021/foto: Triwan Hasudungan Hutagaol/Ilustrasi Pengembangan perkebunan kelapa sawit.

InfoSAWIT, JAKARTA – Upaya mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang kian mahal mulai ditempuh PTPN IV PalmCo, subholding Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Perusahaan pelat merah ini melakukan kunjungan kerja ke fasilitas produksi pupuk organik milik Ultra Stron9 untuk mempelajari teknologi pengolahan limbah sawit menjadi pupuk ramah lingkungan.

Direktur Hubungan Kelembagaan PalmCo, Irwan Perangin-angin, menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat praktik pertanian berkelanjutan. “Pemanfaatan limbah sawit untuk pupuk organik sejalan dengan strategi circular economy yang kami jalankan. Upaya ini tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik, tetapi juga memberi nilai tambah dari pengolahan limbah,” ujarnya dalam keterangan resmi, ditulis InfoSAWIT, Kamis (17/9/2025).

Dalam kunjungan tersebut, PalmCo diwakili oleh Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), Ridho Syahputra Manurung, serta Kepala Divisi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Abdul Mutholib. Keduanya diterima langsung oleh pimpinan Ultra Stron9, Kevin Ananta. Ridho menambahkan, PalmCo tengah mengkaji potensi integrasi teknologi pupuk organik ke dalam program keberlanjutan perusahaan. “Kami melihat potensi besar dari inovasi ini, baik untuk kebun inti perusahaan maupun mendukung petani sawit rakyat. Efisiensi biaya, perbaikan kualitas tanah, dan keberlanjutan jangka panjang adalah tujuan yang ingin kami capai,” katanya.

BACA JUGA: Limbah Sawit Jadi Energi Hijau, Kemenperin Dorong Pemanfaatan TKKS untuk Bioethanol

Ultra Stron9 menyambut baik langkah tersebut. Kevin Ananta menilai kolaborasi antara pelaku industri dan penyedia teknologi sangat krusial dalam membangun sistem pertanian yang lebih berkelanjutan. “Kami mengapresiasi PalmCo yang mulai beralih dari pendekatan konvensional menuju praktik yang lebih hijau. Ini bukan hanya soal produktivitas, tapi juga keberlanjutan industri perkebunan Indonesia,” ungkapnya.

Pupuk organik berbahan dasar limbah sawit disebut memiliki keunggulan dalam meningkatkan kesuburan tanah secara alami. Jika diterapkan secara konsisten, pendekatan ini berpotensi menjaga produktivitas lahan sekaligus menekan biaya produksi petani yang selama ini terbebani harga pupuk kimia yang fluktuatif.

BACA JUGA: Petani Perempuan Sawit Suarakan Kekhawatiran atas Regulasi EUDR di Brussel

PalmCo juga menegaskan inisiatif tersebut akan dikaji lebih jauh untuk mendukung program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Dengan pendekatan berbasis ekosistem, perusahaan berharap dapat menciptakan model bisnis perkebunan yang tidak hanya efisien secara biaya, tetapi juga sesuai dengan tuntutan global terhadap praktik agrikultur berkelanjutan dan bertanggung jawab. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com