JustCOP Desak Pemerintah Percepat Komitmen Penurunan Emisi Karbon: Target Puncak Emisi Indonesia Mundur hingga 2037

oleh -2.067 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Ilustrasi hutan.

InfoSAWIT, JAKARTA — Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Just Coalition for Our Planet (JustCOP) mendesak pemerintah Indonesia untuk segera memperkuat komitmen penurunan emisi karbon. Mereka menilai arah kebijakan energi nasional justru berpotensi menghambat pencapaian target iklim global.

Dalam diskusi daring yang digelar pada Senin (14/10/2025), Syaharani, Kepala Divisi Iklim dan Dekarbonisasi Indonesian Center for Environmental Law (ICEL), mengungkapkan bahwa puncak emisi karbon Indonesia yang seharusnya dicapai pada 2030, kini diproyeksikan mundur hingga 2037.

“Puncak emisi sektor energi ditargetkan mundur tujuh tahun dari proyeksi dalam dokumen Long Term Strategy – Low Carbon and Climate Resilience (LTS-LCCR) 2050,” ujar Syaharani dalam keterangan resmi ditulis InfoSAWIT, Rabu (22/10/2025).

BACA JUGA: China Ingatkan Tak Ada Pemenang dalam Perang Dagang, Usai Trump Ancam Hentikan Impor Minyak Goreng

Diskusi tersebut turut dihadiri oleh Tri Purnajaya, Direktur Pembangunan Ekonomi dan Lingkungan Hidup Kementerian Luar Negeri, serta Torry Kuswardono, Koordinator Sekretariat Aliansi Rakyat untuk Keadilan Iklim.

 

Target Emisi Melenceng dari Komitmen Awal

Menurut Syaharani, mundurnya target puncak emisi tercermin dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) 2024–2060, yang memprediksi lonjakan produksi listrik dari PLTU hingga mencapai puncaknya pada 2037. Selain itu, Kebijakan Energi Nasional (KEN) juga masih menempatkan energi fosil sebesar 79% dalam bauran energi tahun 2030.

“Target penurunan emisi karbon Indonesia dalam skenario Business as Usual (BAU) 2030 justru menunjukkan kenaikan 148% dibandingkan tingkat emisi tahun 2010,” jelas Syaharani.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 22-28 Oktober 2025 Turun Rp 70,86 per Kg

Ia menambahkan bahwa dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) yang disusun pada 2022 belum mencantumkan rencana pensiun dini pembangkit batubara, padahal sektor energi merupakan penyumbang emisi terbesar nasional.

Jika tren ini terus berlanjut, Indonesia diperkirakan akan melampaui ambang batas kenaikan suhu global sebesar 1,5°C dari era pra-industri. “Artinya, meskipun target ENDC terpenuhi, emisi nasional tetap tinggi dan berisiko memperparah krisis iklim,” katanya.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com