Kemenperin Dorong Industrialisasi Sawit, Cargill Tanam Investasi US$ 200 Juta di Lampung

oleh -2.760 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Refinery plant Cargill di Lampung.

InfoSAWIT, JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya memperkuat struktur industri nasional melalui pengembangan sub-sektor prioritas, termasuk industri kelapa sawit yang berperan strategis dalam menopang perekonomian Indonesia. Salah satu wujud nyata industrialisasi sawit nasional terlihat dari langkah PT Pacrim Nusantara Lestari Food, bagian dari Cargill, yang menanamkan investasi senilai US$ 200 juta untuk membangun kilang minyak sawit berteknologi tinggi di Provinsi Lampung.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut baik investasi tersebut, yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat daya saing industri dalam negeri.

“Kami mengapresiasi langkah strategis Cargill dalam memperkuat struktur industri kelapa sawit nasional melalui investasi industrialisasi bernilai tinggi. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi nasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok minyak nabati global yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, ditulis InfoSAWIT, Kamis (23/10/2025).

BACA JUGA: BMKG: Curah Hujan Indonesia Didominasi Kategori Menengah, Waspadai Kekeringan di Sentra Sawit

Fasilitas kilang baru tersebut dirancang dengan kapasitas produksi mencapai 1 juta metrik ton per tahun, serta dilengkapi empat jetty milik sendiri yang dapat melayani kapal bertipe mothervessel hingga kapasitas 65.000 DWT. Dengan infrastruktur ini, ekspor produk sawit dapat dilakukan langsung dari Lampung tanpa proses alih muat (transshipment), menjadikan rantai distribusi lebih efisien dan kompetitif di pasar global.

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika menambahkan bahwa industrialisasi kelapa sawit berperan besar dalam menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Industri kelapa sawit telah menyediakan pasokan bagi berbagai sektor—pangan, nonpangan, pakan, hingga bahan bakar. Produk-produk ini tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga menopang permintaan pasar global,” jelasnya.

BACA JUGA: Reorganisasi Kebun Sawit Sitaan: Momentum Menuju Tata Kelola Profesional dan Berkelanjutan

Kemenperin memberikan dukungan penuh terhadap investasi Cargill di Indonesia, yang dianggap sebagai bukti nyata konsistensi pemerintah dalam menjaga kemudahan berusaha dan mendorong kemandirian ekonomi nasional. Langkah ini juga sejalan dengan kinerja positif sektor industri agro selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dengan realisasi investasi mencapai Rp 155,25 triliun dan tingkat utilisasi 57,56% pada periode Triwulan IV 2024 hingga Triwulan II 2025.

“Pemerintah telah menyiapkan berbagai fasilitas dan kemudahan agar pelaku industri semakin nyaman membangun pabrik pengolahan di dalam negeri—mulai dari perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, hingga berbagai insentif lainnya,” kata Putu.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com