Indonesia Dorong AS Bebaskan Tarif Sawit, Demi Persaingan Setara dengan Malaysia

oleh -2.528 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika.

InfoSAWIT, JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah berupaya keras memperjuangkan agar produk minyak sawit nasional dapat menikmati tarif nol persen saat masuk ke pasar Amerika Serikat (AS). Langkah ini diharapkan mampu menempatkan Indonesia sejajar dengan Malaysia yang lebih dulu mendapatkan fasilitas serupa dari Negeri Paman Sam.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Putu Juli Ardika, mengungkapkan bahwa proses negosiasi antara Indonesia dan AS saat ini masih berlangsung. Pemerintah optimistis, pembahasan yang sedang dilakukan akan menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan industri sawit nasional.

“Negosiasi tarif sawit ini masih berjalan. Mudah-mudahan dalam diskusi-diskusi selanjutnya, paling tidak kita bisa memperoleh perlakuan yang sama seperti Malaysia,” ujar Putu di sela Pameran Industri Agro di kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu (29/10/2025).

BACA JUGA: Menguak Rahasia di Balik Kehadiran Minyak Kelapa Sawit di 10 Produk Favorit Anda

Sebagaimana diketahui, Malaysia baru saja menandatangani kesepakatan tarif resiprokal dengan Amerika Serikat yang menurunkan tarif impor dari 25 persen menjadi 19 persen. Lebih jauh, AS bahkan memberikan pembebasan penuh (0 persen tarif) untuk sejumlah komoditas unggulan Malaysia, termasuk minyak sawit, produk karet, produk kayu, komponen penerbangan, dan farmasi.

Indonesia pun menilai, kebijakan serupa penting untuk diterapkan demi menjaga daya saing ekspor sawit nasional, mengingat AS merupakan salah satu pasar potensial di luar Asia dan Eropa.

“Dengan tarif 0 persen, kita bisa bersaing lebih adil dengan Malaysia di pasar Amerika Serikat,” tegas Putu.

BACA JUGA: GAPKI Ingatkan Keseimbangan Pasar dan Harga Sawit Bisa Terganggu Saat B50 Diterapkan

Langkah negosiasi ini juga sejalan dengan strategi pemerintah dalam memperluas pasar ekspor sawit ke negara-negara nontradisional, sekaligus memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di sektor agribisnis global.

Jika berhasil, kebijakan bebas tarif tersebut akan membuka peluang besar bagi pelaku industri sawit nasional untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan devisa ekspor, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com