Permintaan Minyak Sawit Dunia Capai US$42,3 Miliar pada 2024, India Tetap Jadi Importir Utama

oleh -3.367 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Pengolahan Crude Palm Oil (CPO)

InfoSAWIT, JAKARTA – Permintaan global terhadap minyak kelapa sawit masih menunjukkan ketergantungan tinggi meski terjadi penurunan volume impor pada 2024. Berdasarkan data World’s Top Exports – Palm Oil Imports by Country (2024) yang dikutip InfoSAWIT, Kamis (30/10/2025), total belanja minyak sawit dunia mencapai US$42,3 miliar sepanjang 2024.

Angka ini menandai kenaikan sebesar 24,8% dibandingkan 2020, ketika nilai impor global tercatat US$33,8 miliar. Namun secara tahunan (year-on-year), nilai impor turun 10,6% dibandingkan 2023 yang mencapai US$47,3 miliar.

Minyak kelapa sawit — minyak nabati yang berasal dari daging buah pohon kelapa sawit — merupakan bahan utama untuk minyak goreng, margarin, bahan baku biodiesel, hingga berbagai produk pangan olahan.

BACA JUGA: Laba TLDN Melejit 110% di 2025, Manfaatkan Momentum Kenaikan Harga Sawit

 

India Masih Pemimpin Pasar

India tetap menjadi importir terbesar minyak sawit dunia, dengan total pembelian mencapai US$8,7 miliar, atau sekitar 20,5% dari total impor global.

Di posisi berikutnya ada Tiongkok daratan dengan US$3,4 miliar, Pakistan sebesar US$2,9 miliar, disusul Amerika Serikat US$1,9 miliar, dan Belanda US$1,5 miliar.
Kelima negara tersebut secara kolektif menyerap 43,4% dari total impor minyak sawit dunia pada 2024.

Dari sisi kawasan, Asia masih menjadi pasar terbesar minyak sawit dunia. Negara-negara di kawasan ini membukukan nilai impor US$24,3 miliar atau sekitar 57,6% dari total global.
Urutan berikutnya ditempati oleh Eropa (18,6%), Afrika (14,2%), kemudian Amerika Utara (6,3%), Amerika Latin (2,9%), dan Oseania (0,4%).

BACA JUGA: GAPKI Fokus pada Efisiensi dan Inovasi Teknologi, Produksi Sawit Nasional Naik 13%

 

Negara dengan Kinerja Impor Tertinggi dan Terendah

Selain India, beberapa negara lain juga menunjukkan nilai impor signifikan seperti Bangladesh (US$1,3 miliar), Italia (US$1,16 miliar), Mesir (US$1,14 miliar), Filipina (US$1 miliar), dan Vietnam (US$992,9 juta).

Menariknya, beberapa negara justru mengalami lonjakan pertumbuhan impor dibanding tahun sebelumnya.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com