Harga CPO KPBN Inacom Withdraw Pada Jumat (7/11), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Melemah

oleh -10.551 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Kantor PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom di Jakarta.

InfoSAWIT, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi withdraw dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 13.615/kg pada Jumat (7/11/2025), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp 213/Kg atau turun sekitar 1,54% dibandingkan harga CPO pada Kamis (6/11/2025) yang mencapai Rp. 13.828/Kg.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka Rp. 13.800/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 13.615/Kg. Harga CPO Talang Duku dibuka Rp. 13.670/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 13.485/Kg. Franco harga CPO Teluk Bayur dibuka Rp. 13.246/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 11.600/Kg.

Sementara dilansir Reuters, harga minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia kembali melemah pada Jumat (7/11/2025), melanjutkan tren penurunan untuk pekan keempat berturut-turut. Tekanan harga datang dari ekspektasi meningkatnya stok akhir Oktober serta pelemahan harga minyak mentah dunia yang menekan sentimen pasar.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 7-13 November 2025 Turun Rp 124,51 per Kg

Harga kontrak acuan minyak sawit untuk pengiriman Januari 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 39 per ton atau turun 0,94% menjadi RM 4.110 (US$973,01) per ton pada sesi perdagangan siang. Secara mingguan, kontrak ini sudah terkoreksi 2,31%.

Data sementara menunjukkan bahwa persediaan minyak sawit Malaysia kemungkinan meningkat ke level tertinggi dalam dua tahun terakhir, didorong oleh lonjakan produksi bulanan yang mencapai level tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Produksi yang meningkat ini disebut melampaui permintaan ekspor, sehingga menambah tekanan pada harga.

Stok akhir minyak sawit Malaysia pada Oktober 2025 diperkirakan naik 3,5% menjadi 2,44 juta ton, tertinggi sejak Oktober 2023. Laporan resmi dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) dijadwalkan rilis pada 10 November 2025, dan diperkirakan menjadi acuan utama bagi pelaku pasar dalam menentukan arah harga berikutnya.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalteng Periode II-Oktober 2025 Turun Rp 70,29 per Kilogram

Sementara di pasar lain, harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian Commodity Exchange (DBYcv1) tercatat melemah 0,42%, lantas harga kontrak minyak sawit di bursa yang sama turun 0,21%. Adapun harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) juga ikut terkoreksi, turun 0,34% pada sesi perdagangan terakhir.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com