InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 14.250/kg pada Senin (15/12/2025), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp. 50/kg atau turun sekitar 0,359% dibandingkan harga CPO pada Jumat (12/12/2025) yang mencapai Rp. 14.300/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Belawan & Dumai ditetapkan Rp. 14.250/Kg. Harga CPO Loco Pelahari dibuka Rp. 13.696/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 13.178/kg.
Sementara dilansir Reuters, harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia ditutup melemah pada perdagangan Senin, (15/12/20250, seiring tekanan dari penurunan harga minyak nabati di Bursa Dalian serta penguatan nilai tukar ringgit.
BACA JUGA: Menyibak Kuasa Negara di Balik Sengkarut Hak Tanah
Harga kontrak acuan minyak sawit untuk pengiriman Februari 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 12 per ton atau turun sekitar 0,3% menjadi RM 4.006 ringgit per ton pada penutupan perdagangan.
Seorang pedagang yang berbasis di Kuala Lumpur mengatakan pergerakan harga masih terbatas dalam kisaran 4.000 hingga 4.100 ringgit. “Futures masih bergerak dalam rentang tersebut, mengikuti pelemahan di Dalian dan penguatan ringgit,” ujarnya.
Di Bursa Dalian, harga kontrak soyoil paling aktif tercatat turun 0,95%, sementara harga kontrak minyak sawit melemah 0,96%. Berbeda arah, harga soyoil di Chicago Board of Trade justru menguat tipis 0,12%.
BACA JUGA: Perdebatan Ekspansi Sawit Mengemuka, Akademisi Ingatkan Batas Fungsi Ekologis
Sementara itu, kinerja ekspor menunjukkan pelemahan. Ekspor produk minyak sawit Malaysia pada periode 1–15 Desember turun 16,4% dibandingkan bulan sebelumnya, menurut data perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia. Data Intertek Testing Services juga mencatat penurunan ekspor sebesar 15,9% untuk periode yang sama.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Senin (15/12/2025):
CPO_____
Franco Belawan & Dumai Rp. 14.250-BEST, IBP
Loco Pelahari Rp. 13.696 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 13.178-WNI
(T2)












