Harga CPO KPBN Inacom Turun Tipis Pada Jumat (5/6), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Lesu

oleh -371 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Kantor PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN)- Inacom.

InfoSAWIT, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 15.050/kg pada Jumat (5/6/2026), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp. 25/Kg atau turun sekitar 0,17% dibandingkan harga CPO pada Kamis (4/6/2026) yang mencapai Rp. 15.075/Kg.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Kuala Tanjung & Dumai ditetapkan Rp. 15.050/Kg. Harga CPO Franco Talang Duku ditetapkan Rp. 14.850/Kg. Harga CPO Franco Parindu dibuka Rp. 14.700/Kg namun terjadi Withdraw (WD), dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.550/Kg.

Perdagangan minyak sawit mentah (CPO), di Bursa Malaysia Derivatives kembali bergerak melemah pada perdagangan Jumat (6/6/2026), memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut seiring tekanan dari pasar minyak nabati pesaing di Tiongkok.

BACA JUGA: Sawit Itu Hemat Air — Lalu Kenapa Sungai Kita Makin Parah?

Dilansir Reuters, meski demikian, pelemahan yang terjadi relatif terbatas karena mendapat penopang dari penguatan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) serta melemahnya nilai tukar ringgit Malaysia terhadap dolar Amerika Serikat.

Pada perdagangan pagi di Bursa Malaysia Derivatives Exchange, harga kontrak CPO acuan untuk pengiriman Agustus 2026 turun RM48 per ton atau turun sekitar 1,04 persen menjadi 4.553 ringgit per ton.

Koreksi tersebut mengikuti pergerakan negatif pasar minyak nabati di Bursa Dalian, Tiongkok, yang selama ini menjadi salah satu indikator penting bagi sentimen perdagangan minyak nabati global.

BACA JUGA: HIP Biodiesel Juni 2026 Naik Jadi Rp14.643 per Liter

Sementara harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Bursa Dalian tercatat turun 1,37 persen, sementara harga kontrak minyak sawit mengalami penurunan yang lebih dalam hingga 2,49 persen, harga minyak kedelai di CBOT justru bergerak naik sekitar 0,33 persen.

Tekanan dari pasar Tiongkok tersebut mendorong pelaku pasar melakukan aksi ambil untung setelah reli harga yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Lantas, nilai tukar ringgit tercatat melemah sekitar 0,5 persen terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat. Kondisi ini membuat harga minyak sawit Malaysia menjadi lebih kompetitif bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing.

BACA JUGA: HET MINYAKITA Akan Disesuaikan, Pemerintah Tunggu Perkembangan Harga CPO

Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Jumat (5/6/2026):

CPO_____

Franco Kuala Tanjung & Dumai Rp. 15.050-EOP, EUP

FOB Talang Duku Rp. 14.850-PSCOI

Loco Parindu Rp. 14.700 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 14.550-EUP

Loco Luwu – No Bidder

(T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com