InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 15.050/kg pada Jumat (5/6/2026), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp. 25/Kg atau turun sekitar 0,17% dibandingkan harga CPO pada Kamis (4/6/2026) yang mencapai Rp. 15.075/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Kuala Tanjung & Dumai ditetapkan Rp. 15.050/Kg. Harga CPO Franco Talang Duku ditetapkan Rp. 14.850/Kg. Harga CPO Franco Parindu dibuka Rp. 14.700/Kg namun terjadi Withdraw (WD), dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.550/Kg.
Perdagangan minyak sawit mentah (CPO), di Bursa Malaysia Derivatives kembali bergerak melemah pada perdagangan Jumat (6/6/2026), memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut seiring tekanan dari pasar minyak nabati pesaing di Tiongkok.
BACA JUGA: Sawit Itu Hemat Air — Lalu Kenapa Sungai Kita Makin Parah?
Dilansir Reuters, meski demikian, pelemahan yang terjadi relatif terbatas karena mendapat penopang dari penguatan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) serta melemahnya nilai tukar ringgit Malaysia terhadap dolar Amerika Serikat.
Pada perdagangan pagi di Bursa Malaysia Derivatives Exchange, harga kontrak CPO acuan untuk pengiriman Agustus 2026 turun RM48 per ton atau turun sekitar 1,04 persen menjadi 4.553 ringgit per ton.
Koreksi tersebut mengikuti pergerakan negatif pasar minyak nabati di Bursa Dalian, Tiongkok, yang selama ini menjadi salah satu indikator penting bagi sentimen perdagangan minyak nabati global.
BACA JUGA: HIP Biodiesel Juni 2026 Naik Jadi Rp14.643 per Liter
Sementara harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Bursa Dalian tercatat turun 1,37 persen, sementara harga kontrak minyak sawit mengalami penurunan yang lebih dalam hingga 2,49 persen, harga minyak kedelai di CBOT justru bergerak naik sekitar 0,33 persen.
Tekanan dari pasar Tiongkok tersebut mendorong pelaku pasar melakukan aksi ambil untung setelah reli harga yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Lantas, nilai tukar ringgit tercatat melemah sekitar 0,5 persen terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat. Kondisi ini membuat harga minyak sawit Malaysia menjadi lebih kompetitif bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing.
BACA JUGA: HET MINYAKITA Akan Disesuaikan, Pemerintah Tunggu Perkembangan Harga CPO
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Jumat (5/6/2026):
CPO_____
Franco Kuala Tanjung & Dumai Rp. 15.050-EOP, EUP
FOB Talang Duku Rp. 14.850-PSCOI
Loco Parindu Rp. 14.700 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 14.550-EUP
Loco Luwu – No Bidder
(T2)
