Mahasiswa K3 Universitas Teuku Umar Terjun ke Industri Sawit, Tambang, dan Energi untuk Perkuat Kompetensi Keselamatan Kerja

oleh -474 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Sebanyak 55 mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar (FIK UTU).

InfoSAWIT, NAGAN RAYA – Sebanyak 55 mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar (FIK UTU) mulai menjalani Praktik Belajar Lapangan (PBL) di sejumlah perusahaan sektor strategis, termasuk industri kelapa sawit, pertambangan, dan pembangkit listrik di Provinsi Aceh. Program yang berlangsung selama 1–30 Juli 2026 itu menjadi bagian dari upaya mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Prosesi pelepasan mahasiswa dilaksanakan di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Nagan Raya. Selama satu bulan ke depan, mahasiswa semester V dan VI tersebut ditempatkan di berbagai perusahaan mitra yang berada di Kabupaten Nagan Raya, Aceh Barat, dan Aceh Jaya.

Melalui praktik lapangan tersebut, para peserta akan memperoleh pengalaman langsung dalam mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja, melakukan penilaian risiko, hingga mempelajari implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada sektor industri yang memiliki tingkat risiko tinggi.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalbar Periode II-Juli 2026 Tertinggi Rp3.599,27 per Kg

Acara pelepasan dihadiri Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Nagan Raya, Irwan, yang mewakili kepala dinas, Wakil Dekan I FIK UTU Safrizal, Ketua Program Studi K3 Jun Musnadi Is, Ketua Panitia PBL Fikri Faidul Jihat, dosen pendamping lapangan, serta perwakilan perusahaan mitra.

Dalam keterangan resmi diperoleh InfoSAWIT, Senin (20/7/2026), perwakilan PT Meulaboh Power Generation (PLTU 3 dan 4), Mufidah Uty, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan praktik lapangan tersebut. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dalam kegiatan akademik merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia berharap para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pengalaman kerja, mengembangkan kompetensi teknis, sekaligus memahami penerapan sistem K3 secara langsung di lingkungan industri.

BACA JUGA: Mandatori Biodiesel B50 Butuh Kehati-Hatian

Sementara itu, Ketua Program Studi K3 FIK UTU, Jun Musnadi Is, mengapresiasi komitmen perusahaan-perusahaan mitra yang telah membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi faktor penting dalam menghasilkan lulusan yang kompeten serta sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Jun menambahkan, kerja sama yang telah terjalin diharapkan tidak hanya terbatas pada kegiatan praktik lapangan, tetapi juga berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, seperti penelitian bersama dan pengabdian kepada masyarakat, terutama pada sektor agro dan industri maritim yang menjadi fokus pengembangan Universitas Teuku Umar.

Sebelum diterjunkan ke lokasi praktik, seluruh mahasiswa telah mengikuti pembekalan teknis di Aula Laboratorium K3 FIK UTU. Pembekalan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Yolanda Oktaria dan Siti Nurmala Dewi, yang memberikan materi mengenai implementasi K3 di sektor industri, teknik analisis risiko, etika profesi, hingga penyusunan laporan ilmiah hasil praktik.

BACA JUGA: SNV Impact Forum 2026: Solusi Regenerative Agriculture Bagi Keberlanjutan

Melalui program Praktik Belajar Lapangan ini, FIK UTU menargetkan lahirnya calon praktisi K3 yang memiliki kemampuan analitis, adaptif terhadap dinamika industri, serta mampu memberikan solusi dalam pengelolaan keselamatan kerja.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan perusahaan mitra juga diharapkan mampu memperkuat budaya keselamatan kerja di sektor-sektor strategis, termasuk industri kelapa sawit, sehingga dapat mendukung penurunan angka kecelakaan kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Aceh. (T2)

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com