InfoSAWIT, JAKARTA – Apical melalui unit operasionalnya, PT Asianagro Agungjaya (AAJ), kembali menggelar Gebyar Literasi bersama SDN 02 Marunda Pagi, Jakarta Utara, pada 27 Agustus 2026.
Program yang telah berjalan sejak 2024 ini menjadi bagian dari upaya Apical untuk mendorong budaya membaca dan menulis sekaligus memberikan ruang bagi siswa, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua untuk mengembangkan kreativitas melalui literasi.
Gebyar Literasi melibatkan berbagai elemen di lingkungan sekolah. Siswa kelas 1 mengikuti lomba bercerita, sementara siswa kelas 2 hingga kelas 6 mengikuti lomba menulis cerita digital. Kompetisi menulis cerita digital juga diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, serta orang tua dan wali siswa.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau Periode 2–8 September 2026 Naik, Umur 9 Tahun Rp3.931,55/Kg
CSR Manager Apical, Sugiantoro, mengatakan kemampuan membaca, menulis, dan menuangkan gagasan menjadi semakin relevan di tengah perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, Gebyar Literasi diharapkan dapat memberikan ruang bagi siswa, guru, dan orang tua untuk terus mengembangkan kemampuan serta kreativitas melalui kegiatan membaca dan menulis.
“Meningkatkan minat baca merupakan salah satu hal penting di era digitalisasi untuk menjaga ruang bagi kebebasan berpikir dan berkarya,” ujar Sugiantoro, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Rabu (2/8/2026).
BACA JUGA: Wilmar Gandeng TPS3R Sembuluh I Kelola Sampah, Dorong Ekonomi Masyarakat
Gebyar Literasi merupakan salah satu program Community Development Apical di Marunda yang telah dilaksanakan sejak 2024. SDN 02 Marunda Pagi dipilih karena berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui program yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Apical berupaya membangun kolaborasi dengan sekolah dan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Selain kompetisi literasi, tahun ini Apical juga memberikan dukungan fasilitas berupa satu unit mesin laminasi beserta kertas pendukung kepada SDN 02 Marunda Pagi. Dukungan tersebut melanjutkan sejumlah fasilitas yang telah diberikan dalam pelaksanaan program sebelumnya, termasuk perlengkapan sekolah dan fasilitas pojok baca.
Pihak SDN 02 Marunda Pagi menyambut baik keberlanjutan program tersebut. Menurut pihak sekolah, Gebyar Literasi tidak hanya memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas, tetapi juga melibatkan guru, tenaga kependidikan, serta orang tua dalam membangun aktivitas literasi di lingkungan sekolah.
BACA JUGA: SPKS Khawatir Margin Fee Ekspor DSI Tekan Harga TBS, Pemerintah Diminta Lindungi Petani Sawit
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pengawas Sekolah Dasar Agustina serta Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Cilincing Sahri. Kehadiran berbagai pihak menjadi bagian dari kolaborasi antara perusahaan, sekolah, dan pemangku kepentingan setempat dalam mendukung pengembangan pendidikan di lingkungan Marunda.
Pada Gebyar Literasi tahun ini, penghargaan diberikan kepada para pemenang dari delapan kategori yang mencakup siswa kelas 1 hingga kelas 6, guru dan tenaga kependidikan, serta orang tua/wali. Karya yang dihasilkan mengangkat beragam cerita, mulai dari persahabatan, keluarga, dan kehidupan sekolah hingga pengalaman yang dekat dengan keseharian para peserta.
Melalui Gebyar Literasi, Apical berupaya agar dukungan terhadap pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan fasilitas, tetapi juga melalui kegiatan yang mendorong partisipasi dan kreativitas komunitas sekolah. Program ini direncanakan kembali dilanjutkan pada 2027 sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. (T2)
