APKSM Dorong Percepatan Sertifikasi ISPO dan RSPO bagi 774 Petani Sawit Swadaya di Kotawaringin Barat

oleh -1.457 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Fortasbi/ Asosiasi Petani Kelapa Sawit Mandiri (APKSM) di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, kembali mendorong percepatan sertifikasi SPO dan RSPO bagi petani sawit swadaya melalui kegiatan penyegaran dan sosialisasi yang digelar pada awal Februari 2026.

InfoSAWIT, KOTAWARINGIN BARAT – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Mandiri (APKSM) di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, kembali mendorong percepatan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) bagi petani sawit swadaya melalui kegiatan penyegaran dan sosialisasi yang digelar pada awal Februari 2026.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 774 pekebun yang tersebar di lima desa, yakni Kadipi Atas, Sungai Rangit Jaya, Pangkalan Durin, Sumber Agung, dan Purbasari. Pelatihan menghadirkan narasumber dari kalangan petani serta pendamping dari PT SSMS, Fandi Febriansyah.

Ketua APKSM Widodo mengatakan, pemenuhan standar sertifikasi keberlanjutan saat ini telah menjadi kebutuhan bagi petani swadaya, seiring meningkatnya tuntutan pasar global terhadap produk sawit yang lestari dan terverifikasi.

BACA JUGA: Mentan Tegaskan Minyak Goreng Tak Boleh Mahal Saat Ramadan, Harga MinyaKita Tembus Rp19.000/Liter

“Sertifikasi adalah tiket bagi petani swadaya untuk mendapatkan posisi tawar yang lebih baik sekaligus kepastian pasar,” ujar Widodo dikutip InfoSAWIT, dari Fortasbi Selasa (24/02/2026).

Menurutnya, sertifikasi tidak hanya menjadi dokumen formal semata, tetapi juga mencerminkan pengelolaan kebun yang lebih baik dan berkelanjutan di masa depan.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan penyegaran materi terkait prinsip dan kriteria RSPO dan ISPO, praktik berkebun terbaik, aspek legalitas kepemilikan lahan, serta kebijakan dan komitmen bersama dalam pengelolaan kebun. Selain itu, materi juga mencakup penanganan keluhan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), mitigasi risiko kecelakaan kerja, serta pengelolaan nilai konservasi tinggi di area perkebunan.

BACA JUGA: Hujan Selamatkan Tanaman Kedelai Argentina, Produksi 2025/2026 Diproyeksi Capai 48,5 Juta Ton

APKSM juga memperkenalkan penggunaan aplikasi APKSM Mobile yang dapat dimanfaatkan untuk pencatatan aktivitas kebun, mulai dari panen, pemupukan, penyemprotan hingga perawatan tanaman. Pencatatan ini dinilai penting sebagai bagian dari sistem ketertelusuran yang menjadi salah satu persyaratan utama dalam sertifikasi keberlanjutan.

Selain aspek teknis budidaya, pelatihan turut memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, penggunaan dana sertifikasi, serta penerapan prinsip hak asasi manusia, termasuk larangan mempekerjakan anak di bawah umur dan ibu hamil dalam aktivitas perkebunan.

Widodo menegaskan, melalui pelatihan ini APKSM terus mengingatkan para anggotanya mengenai hak dan kewajiban sebagai pekebun bersertifikat, termasuk penerapan Good Agricultural Practices (GAP) seperti teknik pemupukan yang efisien, pengendalian hama terpadu yang ramah lingkungan, serta praktik panen yang sesuai standar.

BACA JUGA: HIP BBN Biodiesel Februari 2026 Ditetapkan Rp13.856 per Liter, Konversi CPO US$85/MT

Ia menambahkan, kehadiran pelatih bersertifikat dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani dalam menghadapi dinamika pasar global. “Ke depan, rantai pasok minyak sawit dunia berpotensi menolak TBS yang tidak bersertifikat. Karena itu, kesiapan petani menjadi sangat penting,” ujarnya.

Melalui kepatuhan terhadap standar RSPO, petani swadaya berpeluang memperoleh insentif berupa premi dari penjualan kredit sawit berkelanjutan. Sementara penerapan ISPO diharapkan dapat memastikan kesesuaian praktik perkebunan dengan regulasi pemerintah Indonesia.

APKSM menilai perannya sebagai wadah petani swadaya menjadi strategis dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan serta mendorong penguatan kelembagaan petani yang sebelumnya bergerak secara individual menjadi kekuatan kolektif dalam mewujudkan perkebunan sawit berkelanjutan. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com