Harga CPO KPBN Inacom Turun Pada Rabu (6/5), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Melorot

oleh -209 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Kantor PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).

InfoSAWIT, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 15.575/kg pada Rabu (6/5/2026), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp. 50/kg atau naik sekitar 0,32% dibandingkan harga CPO pada Selasa (5/5/2026) yang mencapai Rp. 15.625/Kg.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 15.575/Kg. Harga CPO Loco Parindu dibuka Rp. 15.222/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.062/Kg. Harga CPO Loco Kembayan ditetapkan Rp. 15.125/Kg.

Harga perdagangan minyak sawit mentah (CPO), di Bursa Malaysia Derivatives kembali ditutup melemah tajam pada perdagangan Rabu (6/5/2026), dengan penurunan mendekati 3%, seiring tekanan dari anjloknya harga minyak mentah global, melemahnya harga minyak kedelai (soyoil) di pasar Chicago, serta penguatan nilai tukar ringgit terhadap dolar Amerika Serikat.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Kalteng Periode II-April 2026 Turun Rp.114,81  per Kg

Harga kontrak acuan CPO untuk pengiriman Juli 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange (BMD) tercatat turun RM133 per ton atau melorot 2,82%, sehingga ditutup di level RM4.577 per ton metrik.

Dilansir Reuters, tekanan terhadap harga sawit terjadi setelah harga minyak mentah dunia melanjutkan pelemahan dan menyentuh level terendah dalam dua pekan terakhir. Sentimen pasar dipengaruhi laporan yang menyebutkan bahwa Washington diyakini semakin dekat mencapai kerangka kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri konflik yang berlangsung, sehingga memicu ekspektasi tambahan pasokan minyak global ke pasar.

Melemahnya harga minyak mentah secara langsung mengurangi daya tarik minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel, yang selama ini menjadi salah satu penopang permintaan CPO di pasar internasional.

BACA JUGA: Berikut Pentingnya Seleksi Dini Bibit Sawit, Kenali Gejala Abnormal Sejak Awal

Di pasar komoditas lain, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) tercatat turun 2,39%, menambah tekanan terhadap minyak sawit. Dalam dinamika pasar minyak nabati global, harga sawit kerap bergerak mengikuti tren minyak nabati pesaingnya, terutama minyak kedelai, karena keduanya bersaing dalam pangsa pasar minyak nabati dunia.

Meski demikian, pergerakan pasar minyak nabati di Asia menunjukkan arah yang lebih beragam. Harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian Commodity Exchange tercatat naik 0,78%, sementara harga kontrak minyak sawit di bursa yang sama menguat 0,37%.

Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Rabu (6/5/2026):

BACA JUGA: RSPO Perluas Cakupan Shared Responsibility 2026, Seluruh Operasi Hilir Wajib Penuhi Target Serapan CSPO

CPO_____

Franco Dumai Rp. 15.575-EUP

Loco Parindu Rp. 15.225 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.062-EUP

Loco Kembayan Rp. 15.125-EUP

Loco Ngabang Rp. 15.225 -EUP

 

CPKO_____

Franco Belawan Rp. 33.329 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 32.825-MM

Loco S.Mangke Rp. 33.227 (WD). Penawaran tertnggi Rp. 32.545-MM

(T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com