Dari Aceh Singkil ke Medan, Superman Pulang Membawa Ilmu Baru untuk Meningkatkan Hasil Kebun berkat BPDP dan Ditjenbun

oleh -362 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/93 pekebun kelapa sawit swadaya asal Kabupaten Aceh Singkil meninggalkan rutinitas mereka di kebun untuk mengikuti Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Program Pengembangan SDM PKS.

InfoSAWIT, MEDAN – Selama enam hari, 93 pekebun kelapa sawit swadaya asal Kabupaten Aceh Singkil meninggalkan rutinitas mereka di kebun untuk mengikuti Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS). Bagi para peserta, pelatihan ini bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi bekal untuk memperbaiki cara mengelola kebun agar lebih produktif dan berkelanjutan.

Pelatihan yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) dan diselenggarakan oleh PT Koompasia Enviro Institute berlangsung pada 6–11 Juli 2026 di Hotel AIHO Medan.

Selama 48 jam pelajaran, peserta dibagi ke dalam tiga angkatan yang masing-masing terdiri atas 31 orang.

BACA JUGA: Mandatori Biodiesel B50 Butuh Kehati-Hatian

Berbagai materi teknis diberikan kepada peserta, mulai dari kesesuaian lahan, pengolahan lahan, penggunaan bibit unggul dan pembibitan, pemeliharaan tanaman belum menghasilkan (TBM) dan tanaman menghasilkan (TM), pengendalian hama dan penyakit, hingga pemupukan berimbang. Seluruh materi diperkuat melalui diskusi interaktif, penggunaan alat peraga, serta praktik lapangan di Verdant Bioscience PT Timbang Deli Indonesia.

Salah seorang peserta, Superman, mengaku pelatihan ini membuka wawasannya mengenai banyak hal yang selama ini dilakukan berdasarkan pengalaman turun-temurun.

“Selama ini kami merasa cara berkebun sudah benar, tetapi ternyata masih banyak teknik yang bisa diperbaiki. Penjelasan para trainer sangat mudah dipahami karena disertai contoh nyata. Saya yakin ilmu ini akan membantu meningkatkan hasil kebun kami,” ujarnya, dalam keterangan resm diterima InfoSAWIT, Jumat (17/7/2026).

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Periode 15-21 Juli 2026 Naik Rp. 42,50 per Kg

Superman  mengatakan, sepulang dari pelatihan ia tidak hanya akan menerapkan ilmu yang diperoleh di kebunnya sendiri, tetapi juga akan berbagi pengalaman dengan rekan-rekan pekebun lainnya di desanya.

Direktur PT Koompasia Enviro Institute, Henry Marpaung,  menyampaikan bahwa keberhasilan pelatihan sesungguhnya baru akan terlihat setelah peserta kembali ke daerah masing-masing.

“Keberhasilan program ini tidak diukur dari berapa hari pelatihan berlangsung, tetapi dari seberapa besar perubahan yang terjadi di kebun peserta. Kami berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada 93 orang ini saja, tetapi menyebar kepada pekebun lainnya sehingga manfaatnya semakin luas,” katanya.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik pada Kamis (16/7), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Masih Melemah

Sementara itu, Arfian , salah satu master trainer PT Koompasia Enviro Institute, menjelaskan bahwa seluruh modul pelatihan telah disusun dengan pendekatan yang menyesuaikan kondisi kebun pekebun swadaya. “Pelatihan telah dirancang sedemikian rupa sehingga ilmu yang dibagikan kepada pekebun dapat terserap dengan sempurna” tuturnya.

Hal senada disampaikan Mukhlis, yang mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh saat membuka pelatihan. Menurutnya, peningkatan kompetensi pekebun menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan produktivitas kelapa sawit rakyat.

“Ilmu yang diperoleh selama pelatihan harus menjadi bekal untuk memperbaiki praktik budidaya di lapangan. Dengan begitu, produktivitas meningkat, biaya produksi dapat lebih efisien, dan kesejahteraan pekebun juga ikut meningkat,” ujar Mukhlis.

BACA JUGA: Membangun Pertanian Regeneratif di Perkebunan Kelapa Sawit

Pelatihan resmi ditutup pada Sabtu, 11 Juli 2026, setelah seluruh peserta menyelesaikan pembelajaran di kelas dan praktik lapangan. Program SDM PKS diharapkan terus melahirkan pekebun-pekebun yang lebih kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi budidaya, serta mampu menjadi penggerak peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat di daerahnya masing-masing. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com