99 Pekebun Musi Rawas Dibekali Teknik Budidaya Sawit Berkelanjutan, BPDP Perkuat Kompetensi SDM Perkebunan

oleh -184 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. IPB Training untuk InfoSAWIT/ Sebanyak 99 pekebun kelapa sawit asal Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, mengikuti Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit yang digelar selama enam hari di Palembang.

InfoSAWIT, PALEMBANG – Sebanyak 99 pekebun kelapa sawit asal Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, mengikuti Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit yang digelar selama enam hari di Palembang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia perkebunan dalam menerapkan praktik budidaya yang produktif dan berkelanjutan.

Pelatihan yang berlangsung pada 14–19 Juli 2026 di Benston Hotel, Palembang, merupakan hasil kolaborasi antara Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, dan IPB Training. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan teknis pekebun sekaligus mendorong penerapan Good Agricultural Practices (GAP) di perkebunan rakyat.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi komprehensif yang mencakup regulasi dan kebijakan sektor perkebunan, penggunaan benih unggul dan legal, teknik pembibitan, persiapan lahan, penanaman, pemanfaatan legume cover crop (LCC), pemeliharaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM), pengendalian gulma, pemupukan berimbang, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman.

BACA JUGA: 118 Pekebun Empat Lawang Perkuat Kompetensi Budidaya Sawit Berkelanjutan Lewat Pelatihan BPDP

Penyampaian materi dilakukan melalui pendekatan yang memadukan ceramah interaktif, diskusi, simulasi, praktikum, dan kunjungan lapangan. Metode tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep budidaya sawit secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara langsung di kebun masing-masing.

Dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Rabu (22/7/2026), selain pembelajaran di dalam kelas, peserta menjalani berbagai sesi praktikum yang berorientasi pada peningkatan keterampilan teknis. Kegiatan tersebut meliputi pengujian karakteristik pupuk melalui proses pelarutan, penggunaan pH meter dan kertas lakmus untuk mengukur tingkat keasaman tanah sebagai dasar rekomendasi pengelolaan lahan, penggunaan alat ponjok pada proses pembibitan, hingga praktik pengajiran guna menentukan titik dan jarak tanam sesuai standar budidaya.

Rangkaian pelatihan juga diperkuat melalui kunjungan lapangan ke PPKS Sembawa, tempat peserta mempelajari secara langsung praktik pengelolaan perkebunan kelapa sawit pada tiga tahapan utama, yakni area pembibitan (nursery), Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), dan Tanaman Menghasilkan (TM).

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumsel Periode II-Juli 2026 Naik Rp77,19 per Kg

Di lokasi pembibitan, peserta mempelajari tata kelola benih dan bibit unggul sesuai standar teknis. Selanjutnya di areal TBM, peserta mengamati teknik pemeliharaan tanaman muda, mulai dari pengendalian gulma hingga upaya mendukung pertumbuhan vegetatif. Sementara di areal TM, peserta mempelajari praktik pemangkasan (pruning), pengamatan kondisi tanaman, serta teknik pemeliharaan yang berorientasi pada peningkatan produktivitas kebun.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh perwakilan berbagai instansi. Hadir mewakili Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), M. Apuk Ismane selaku Ketua Tim Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan. Turut hadir mewakili Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Mula Putra selaku Ketua Kelompok Pemberdayaan dan Kelembagaan Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Herlan Kagami, serta Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas, Kgs. M. Effendi Fery.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik pada Senin (20/7), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Menguat

Untuk memastikan materi yang diberikan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri, pelatihan menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi berpengalaman di bidang perkebunan kelapa sawit. Mereka membagikan hasil penelitian, pengalaman lapangan, serta praktik terbaik yang dapat diterapkan pada perkebunan rakyat.

Antusiasme peserta terlihat selama seluruh rangkaian pelatihan berlangsung. Berbagai persoalan teknis yang selama ini dihadapi pekebun, mulai dari pemilihan benih unggul, persiapan lahan, pemeliharaan tanaman, pengendalian gulma, hingga strategi pemupukan yang efisien, menjadi topik utama dalam sesi diskusi bersama narasumber.

Melalui kombinasi pembelajaran teori, praktikum, dan observasi lapangan, peserta diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat untuk menerapkan teknik budidaya sawit secara tepat setelah kembali ke daerah masing-masing.

BACA JUGA: Pemerintah Evaluasi Dampak B50, Dana BPDP Dipastikan Cukup Dukung Biodiesel hingga Peremajaan Sawit

BPDP bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dan IPB Training menegaskan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia perkebunan. Peningkatan kompetensi pekebun diharapkan mampu mendorong produktivitas kebun rakyat di Kabupaten Musi Rawas sekaligus memperkuat daya saing industri kelapa sawit Indonesia yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan pekebun. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com