Harga CPO Tembus RM4.977 per Ton, B50 Indonesia dan Risiko El Niño Dorong Reli

oleh -567 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. NST/ Bursa Malaysia Derivatives (MDEX).

Head of Trading and Hedging Strategies Kaleesuwari Intercontinental Ltd, Gnanasekar Thiagarajan, menyebut level tertinggi yang dicapai pada perdagangan Kamis dapat dipandang sebagai titik technical breakout bagi pasar.

Namun, kenaikan harga lebih lanjut masih dapat tertahan oleh penguatan nilai tukar ringgit Malaysia serta persaingan dengan harga minyak kedelai.

Ringgit yang menguat berpotensi membuat harga minyak sawit Malaysia menjadi relatif lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Sementara itu, pergerakan harga minyak kedelai sebagai salah satu pesaing utama CPO juga menjadi faktor yang terus diperhatikan pasar.

BACA JUGA: BPDP Gandeng INSTIPER dan AKPY, Siapkan 1.010 Mahasiswa Lewat Beasiswa SDM Perkebunan 2026

Dengan kombinasi permintaan biodiesel yang meningkat, risiko El Niño terhadap produksi, menurunnya proyeksi stok global, hingga gangguan pasokan minyak nabati dari kawasan Laut Hitam, pasar CPO kini memasuki periode yang semakin sensitif terhadap perkembangan pasokan dan kebijakan energi.

Pelaku pasar pun akan terus mencermati dampak implementasi B50 Indonesia dan perkembangan kondisi cuaca di Asia Tenggara, yang berpotensi menentukan arah pergerakan harga CPO dalam beberapa bulan mendatang. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com