Harga CPO KPBN Inacom Masih Withdraw pada Kamis (27/8), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Menguat

oleh -397 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Kantor PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom di Jakarta.

InfoSAWIT, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.708/kg pada Kamis (27/8/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 108/Kg atau naik sekitar 0,69% dibandingkan harga CPO penawaran tertinggi pada Rabu (26/8/2026) yang mencapai Rp. 15.600/Kg.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka Rp. 15.770/Kg, namun terjadi withdraw dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.708/kg. Harga CPO FOB Talang Duku diibuka Rp. 15.520/Kg, namun terjadi withdraw dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.329/kg. Harga CPO Franco Teluk Bayur dibuka Rp. 15.570/Kg, namun terjadi withdraw dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.530/kg.

Harga kontrak berjangka minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives menguat pada perdagangan Kamis (27/8/2026). Penguatan terjadi setelah harga terkoreksi selama dua sesi sebelumnya, didorong aksi beli di level rendah atau bargain hunting serta menguatnya harga minyak nabati pesaing di pasar Dalian, China.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Periode 26 Agustus–2 September 2026 Naik, Usia 10–20 Tahun Rp4.073,80 per Kg

Dilansir Reuters, harga kontrak acuan minyak sawit untuk pengiriman November 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik RM35 per ton atau naik 0,72% menjadi RM4.887 per ton metrik pada jeda perdagangan siang. Dengan kurs saat itu, harga tersebut setara sekitar US$1.214 per ton.

Tercatat, dalam dua sesi perdagangan sebelumnya, harga kontrak sawit tercatat telah merosot sekitar 3,31%. Namun, pelaku pasar mulai kembali mencermati sejumlah faktor yang berpotensi memengaruhi pasokan dan produksi pada tahun mendatang.

Kekhawatiran muncul terkait potensi gangguan produksi akibat munculnya titik-titik panas di wilayah Kalimantan, Indonesia. Di sisi lain, curah hujan yang terjadi di Malaysia dinilai dapat memberikan dukungan terhadap kondisi produksi kelapa sawit di negara tersebut.

BACA JUGA: Ekspor Sawit Indonesia Juni 2026 Melonjak 64,08%, Nilainya Capai US$3,92 Miliar

Di pasar Dalian, harga kontrak minyak kedelai paling aktif naik 0,94%, sedangkan harga kontrak minyak sawit menguat 0,35%. Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade justru turun 1,7%.

Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Kamis (27/8/2026):

CPO_____

Loco PKS Luwu,- No Bidder

CIF Pel Gresik Rp. 15.770 (WD). Penawaran Rp. 15.425-WNI

Franco Dumai Rp. 15.770 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.708-CTI

FOB Talang Duku Rp. 15.520 (WD) Penawaran tertinggi Rp. 15.329-PSCOI

Franco Teluk Bayur Rp. 15.570 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.530-WIRA

CIF Pel Kijing Rp. 15.770 (WD). Penawaran teringgi Rp. 15.569-EUP

CIF Pel Batam Rp. 15.770 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.569-EUP

 

CPKO_____

Franco Dumai Rp. 29.269-SDS

 

PK_____

Loco PKS Bunut Rp. 12.435-SAP

(T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com