Harga CPO KPBN Inacom Naik pada Senin (21/9), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Melemah

oleh -498 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Kantor PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).

InfoSAWIT, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 15.721/kg pada Senin (21/9/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 13/Kg atau naik sekitar 0,08% dibandingkan harga CPO pada Jumat (18/9/2026) yang mencapai Rp. 15.708/Kg.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 15.721/Kg. Harga CPO FOB Talang Duku dibuka Rp. 15.471/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.466/kg. Harga CPO Franco Teluk Bayur dibuka Rp. 15.521/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.310/kg.

Harga kontrak CPO untuk pengiriman Desember 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange kembali melemah pada perdagangan Senin, (21/9/2026), memperpanjang penurunan untuk sesi kedua berturut-turut. Tekanan datang dari penguatan ringgit, penurunan harga minyak mentah dunia, serta indikasi perlambatan ekspor produk sawit Malaysia.

BACA JUGA: IPS Planter Talks 2026 Soroti Krisis Pemanen Sawit dan Ancaman terhadap Produktivitas

Dilansir Reuters, harga kontrak CPO untuk pengiriman Desember 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup turun RM41 per ton atau turun sekitar 0,84 persen menjadi RM4.857 per ton. Sehari sebelumnya, harga kontrak tersebut juga telah terkoreksi 0,77 persen.

Di pasar energi, harga minyak mentah turun ke level terendah dalam 11 hari. Investor mencermati peluang kemajuan diplomatik terkait konflik Iran serta kemungkinan pemulihan sebagian pengiriman minyak dari Arab Saudi.

Selain faktor eksternal, perkembangan ekspor Malaysia turut menjadi perhatian pasar. Berdasarkan estimasi surveyor kargo, pengiriman produk sawit Malaysia pada periode 1–20 September tercatat turun sekitar 12,8 persen hingga 24,7 persen dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya.

BACA JUGA: Bukan Sekadar Target Produksi, Mandor dan Asisten Jadi Wajah Manajemen di Kebun Sawit

Penurunan ekspor tersebut memberikan sinyal bahwa permintaan terhadap produk sawit Malaysia belum menunjukkan penguatan yang cukup untuk menopang harga di pasar berjangka.

Tekanan juga datang dari pasar minyak nabati pesaing. Harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian turun 0,11 persen, sedangkan harga kontrak minyak sawit di bursa yang sama melemah 0,92 persen. Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade terkoreksi 0,45 persen.

Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Jumat (18/9/2026):

BACA JUGA: Kajian PPA FEB UI: Sektor Sawit Punya Eksposur PPN Lebih Bayar di Atas Kas

CPO_____

Loco PKS Luwu – NB

CIF Pel Gresik Rp. 15.721 (WD). Penawaran Rp. 15.405-WNI

Franco Dumai Rp. 15.721-CTI

FOB Talang Duku Rp. 15.471 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.466-PSCOI

Franco Teluk Bayur Rp. 15.521 (WD). Penawaran teringgi Rp. 15.310-WIRA

Loco PKS S.Tapung Rp. 15.482 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.280-AGM

Loco PKS Kembayan Rp. 15.346-EUP

Loco PKS Ngabang Rp. 15.221-EUP

(T2)

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com