Malaysia Genjot Pasar Minyak Sawit di Bangladesh

oleh -1.913 Kali Dibaca
infosawit
Dok. Istimewa

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – produsen minyak sawit kedua setelah Indonesia, Malaysia saat ini sedang berupaya meningkatkan ekspor minyak sawit ke Bangladesh lantaran negeri jiran sedang memperluas pangsa pasar minyak sawit di tingkat global. Pemerintah Malaysia telah menjalin hubungan dengan negara-negara di Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Iran, serta Eropa Timur dan Asia Selatan.

Bangladesh mengimpor minyak nabati (minyak sawit dan minyak kedelai) senilai lebih dari US$ 2 miliar setiap tahun dengan konsumsi minyak dan lemak per kapita dengan pertumbuhan hampir 100% dari 11,8 gram pada tahun 2013 menjadi 22 gram pada tahun 2021 . Dari 1,4 juta ton minyak sawit impor pada 2020, 20% berasal dari Malaysia dan sisanya dari Indonesia.

Malaysia menyumbang antara 25 dan 24% dari total produksi dan ekspor minyak sawit, setelah Indonesia. Produksi minyak sawit Malaysia berkontribusi sekitar 70% dari total hasil pertanian negeri Jiran dengan penggunaan lahan sekitar 20% dari luas lahan Negara melayu itu.

Bangladesh, yang mengimpor lebih dari 1 juta ton minyak sawit setiap tahun, dapat menjadi pasar baru yang penting bagi minyak sawit Malaysia, terutama jika UE melanjutkan rencananya untuk menghentikan impor minyak sawit mentah dari Indonesia dan Malaysia pada tahun 2030, menyusul terbitnya tuduhan bahwa perkebunan kelapa sawit berkontribusi terhadap deforestasi.

Dilansir dari AseanBriefing, dengan memperluas pasar ekspornya ke negara-negara seperti Bangladesh, Malaysia secara bertahap dapat mengimbangi beberapa kehilangan pangsa ekspor minyak sawi dari UE. Bangladesh telah mengimpor 3 juta ton minyak dan lemak (1,5 juta ton adalah minyak sawit) karena tidak mampu memenuhi permintaan domestik dari produksi dalam negeri. Menurut Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOC), konsumsi minyak sawit Bangladesh diproyeksikan meningkat menjadi 1,9 juta ton pada 2025 dari 1,4 juta ton pada 2020.

Tingkat ekonomi yang terus membaik sejak kemerdekaan, Bangladesh telah muncul sebagai negara terbesar kedua di Asia Selatan dengan negara yang untuk pertama kali mampu melampaui PDB India per kapita pada tahun 2020. Selanjutnya, Bangladesh diperkirakan memiliki PDB per kapita US$ 3.253 pada tahun 2026, dibandingkan dengan US$ 3.018 di India dan urbanisasi yang cepat akan menyebabkan peningkatan permintaan minyak nabati. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com