Tanpa Kejelasan Audit HGU Sawit, Membuka Celah Praktik Koruptif

oleh -922 Kali Dibaca
InfoSAWIT
Dok. Sawit Fest 2021/Foto oleh: Miftahurrahman / Tanpa Kejelasan Audit HGU Sawit, Membuka Celah Praktik Koruptif

InfoSAWIT, JAKARTA – Munculnya usulan melakukan audit untuk sektor perkebunan kelapa sawit perlu dilakukan dengan fokus dan jelas, supaya tidak memunculkan ketidakpastian hukum menyusul pemerintah telah memiliki serangkaian regulasi yang mengatur dan mengawasi Hak Guna Usaha (HGU).

Kendati demikian diungkapkan Pakar hukum bisnis Universitas Prasetiya Mulya, Rio Christiawan, audit penggunaan HGU ini merupakan hak pemerintah sebagai kegiatan pengawasan, meskipun kegiatan pengawasan mengenai penggunaan HGU sudah dilakukan melalui kegiatan pengawasan tanah terlantar dan sesungguhnya pemerintah telah memiliki aturan terkait peruntukan, penggunaan tanah serta tanah terlantar dalam HGU.

Ungkap Rio, khusus di industri perkebunan, pemerintah telah melakukan pengawasan peruntukan dan penggunaan HGU, Hak Guna Bangunan (HGB) atau hak atas tanah lainnya melalui kegiatan penilaian usaha perkebunan dan kegiatan ISPO yang juga sudah diatur dalam Perpres No. 44 Tahun 2020.

BACA JUGA: Viral, Petani Sawit Surati Presiden Joko Widodo

Sebab itu, Rio menyarankan supaya fokus audit HGU dapat diperjelas jika kegiatan audit HGU ini tidak memiliki fokus yang jelas, maka aturan audit justru akan menimbulkan kontradiksi aturan dan tumpang tindih aturan dengan aturan tanah terlantar, aturan penilaian usaha perkebunan maupun ISPO itu sendiri.

Menurutnya jika terjadi kontradiksi maka akan menimbulkan ketidakpastian aturan pengawasan penggunaan HGU dan kondisi tersebut akan membebani pelaku usaha industri perkebunan. “Serta membuka celah kemungkinan praktik koruptif dengan dalih melakukan pengawasan,” tandas Rio kepada InfoSAWIT. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com