Persetujuan Ekspor Capai 302 Ribu Ton Minyak Sawit, Berharap Harga TBS Sawit Rp 2.500/Kg

oleh -1.767 Kali Dibaca
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Pelabuhan ekspor CPO

InfoSAWIT, JAKARTA – Guna membarikan kepastian pasokan minyak goreng dalam negeri aman, pemerintah kembali menerapkan kebijakan Domestic Market Obligaton (DMO0 dan penetapan Domestic Price Obligation (DPO).

Dalam penerapan itu setiap pelaku usaha yang hendak melakukan eskpor mesti menyiapkan 20% untuk pasokan DMO. Tercatat sampai 5 Juni 2022 sudah terdapat 251 Persetujuan Ekspor (PE) dengan volume sekitar 302 ribu ton.

“Sampai saat ini jumlah persetujuan ekspor yang sudah erbit sudah 251 persetujuan dengan CPO yang bisa diekspor mencapai 302 ribu ton,” kata Menko Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Minggu (5/6/2022), yang dihadiri InfoSAWIT.

BACA JUGA: Kemendag Tetapkan DMO dan DPO, Untuk Jaga Harga Minyak Goreng Sawit

Sementara itu diungkapkan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan, total rencana ekspor minyak sawit mentah (CPO) yang akan diizinkan mencapai 1.404.000 ton.

Merujuk data Kementerian Perdagangan, 251 persetujuan ekspor yang dilakukan oleh 23 perusahaan. Dimana PE berdasarkan jenis alokasi diantaranya, CPO sebanyak 30.550 ton, RBD Palm Oil Sekitar 130.725 ton, RBD Palm Olein sejumlah 138.657 ton, dan Use Cooking Oil sebanyak 2.10 ton.

Kegiatan ekspor ini diharapkan akan segera dilakukan sehingga tidak berdampak buruk bagi harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit petani. Kata Luhut, pihaknya akan memastkan harga TBS Sawit bisa mencapai Rp 2.500/kg.

“Langkah percepatan akan diambil jika nantinya harga TBS masih rendah. Maka pemerintah akan secara non-stop menggodok kebijakan terkait hal ini. Kita harapkan TBS tidak kurang dari Rp 2.500 dan bisa lebih dari itu,” ungkap Luhut. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com