Waduh TBS Sawit Hasil Program PSR Tak Diserap Pabrik, Akhirnya Jual Ke Tengkulak

oleh -3.880 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT

InfoSAWIT, PONTIANAK – Petani kelapa sawit yang barada di Kalimantan Barat terdapat mengikuti program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), namun setelah mulai memetik hasil justru hasil Tandan Buah Segar (TBS) Sawit yang dihasilkan tak bisa diserap Pabrik kelapa sawit.

Dikatakan Sugianto, petani sawit di Desa Amboyo Utara, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, lanataran harganya jatuh maka terpaksa menjual biah sawitnya ke tengkulak.

Program PSR menurutnya sangat baik bagi petani yang memiliki lahan sawit yang tidak lagi menghasil buah secara produktif. Program ini membantu petani mengganti kebun lamanya dengan kebun baru yang hasilnya lebih menjanjikan. Namun, petani memerlukan kepastian pembelian buah oleh PKS dengan harga layak sesuai ketetapan pemerintah.

BACA JUGA: Hampir Dua Tahun Petani Sawit di Palas Masih Menunggu Kepastian Program PSR

Padahal dari sisi produksi, dia menilai hasil buah cukup tinggi. Kualitasnya juga cukup baik. Sekali panen, rata-rata petani di kelompoknya bisa menghasilkan 1-2,5 ton per kapling atau kurang lebih dua hektare per bulan. Jumlah ini menurutnya cukup baik untuk tanaman yang baru mulai berbuah.

Namun, petani terpaksa menjual buah ke tengkulak. Sebabnya, harga yang diterima petani sangat rendah. “Harga di tengkulak untuk yang kualitasnya bagus antara Rp1300-1500 pr kg. Tapi ada juga buah kami yang dianggap jelek dibeli cuma harga Rp900 per kg,” ucap Sugianto seperti dilansir Pontianak post.

“Namun Kita tetap mendukung program PSR karena masih ada sawit yang perlu diremajakan. Tetapi pemerintah harus pikirkan keberlanjutan dari program ini,” katanya.

BACA JUGA: SLKS Jadi Jalan Petani Sawit Swadaya Karya Serumpun Peroleh Sertifikat RSPO

Kondisi yang dihadapi petani tersebut dibenarkan oleh Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kalbar, Indra Rastandi. Menurutnya, kelompok tani atau koperasi yang sudah menanam di kebun PSR sudah merasakan panen tapi kendala yang dihadapi saat ini adalah PKS pengolahan TBS tidak menerima.

“Karena begitu dikirim TBS sawit tersebut lalu dikembalikan dan akhirnya dijual ke pengepul dengan harga hanya Rp 800 per kg,” ucapnya. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com