Rantai Pasok Minyak Sawit Masih Dihadapkan Beragam Kendala

oleh -4.293 Kali Dibaca
infosawit
Dok. Istimewa

InfoSAWIT, PETALING JAYA – Pakar minyak sawit dan penasihat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), MR Chandran mengatakan, industri minyak nabati dihadapkan dengan tantangan rantai pasokan yang sangat besar dalam memenuhi permintaan minyak dan lemak global, paska pandemi Covid, untuk kebutuhan pangan serta guna memenuhi untuk baha baku energi terbarukan.

Untuk tiga tahun berturut-turut, pertumbuhan produksi CPO Malaysia masih rendah, tahun ini diperkirakan hanya menjadi sekitar 18,3 juta ton setelah produksi CPO Malaysia melorot 18,1 juta ton pada 2021, padahal beberapa tahun yang lalu, total produksi hampir 20 juta ton CPO.

Kata Chandran, produksi CPO itu melorot  itu mencapai hampir satu ton minyak per ha atau setara dengan kehilangan lima juta ton CPO, mengingat Malaysia telah memiliki landbank dengan umtu tanaman matang seluas 5,15 juta ha.

BACA JUGA: Kenali Gejala Peyakit Ganoderma di Perkebunan Kelapa Sawit

“Secara finansial, ada kerugian pendapatan yang sangat besar hampir RM25 miliar untuk industri Malaysia berdasarkan harga realisasi rata-rata CPO dan inti sawit tahun lalu,” tutur Chandran seperti dikutip InfoSAWIT dari StarBiz.

Sementara, Chandran memprediksi produksi CPO Indonesia mencapai 45,4 juta ton dibandingkan dengan 44,7 juta ton pada tahun 2021. Ketatnya pasokan telah diperhitungkan oleh pasar, hasilnya harga CPO mulai pulih naik ke atas level RM 4,000 per ton.

BACA JUGA: Terapkan Praktik Sawit Berkelanjutan, Petani pun Turut Menurunkan Emisi Karbon

“Saya memperkirakan harga akan diperdagangkan di kisaran RM 3.800 hingga RM 4.500 per ton dalam waktu dekat, yaitu hingga akhir kuartal pertama tahun 2023,” tandas Chandran. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com