Guna Mengerek Ekonomi Masyarakat di Papua Selatan, Kerjasama Perusahaan Sawit dan Gereja Katolik Dibutuhkan

oleh -4.054 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Pimred InfoSAWIT, Ignatius Ery Kurniawan (kiri) sedang wawancara Sekretaris Uskup, Keuskupan Agung Merauke Pastor, Jhon Kandam, Pr (Kanan) di Sekretraiat Keuskupan Agung Merauke.

InfoSAWIT, MERAUKE – Kerjasama antara perusahaan perkebunan kelapa sawit dan Gereja Katolik di Papua menjadi isu yang perlu ditingkatkan. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, terutama mereka yang tinggal di sekitar perkebunan kelapa sawit.

Menurut Sekretaris Uskup Keuskupan Agung Merauke, Pastor Jhon Kandam, Pr., kondisi masyarakat Papua, terutama di Provinsi Papua Selatan, Kabupaten Merauke, membutuhkan dukungan dari dunia usaha untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Selain itu, pendidikan dasar dan kesehatan bagi anak-anak Papua juga menjadi hal penting yang perlu terus dikembangkan.

Pastor Jhon, saat berbincang dengan InfoSAWIT di Sekretariat Keuskupan Agung Merauke menjelaskan, ada kebutuhan untuk mengembangkan dunia usaha yang bertanggung jawab terhadap aspek sosial dan lingkungan di Papua. Ia juga menyebut bahwa masyarakat Papua membutuhkan pendidikan dalam keterampilan budidaya tanaman.

BACA JUGA: Yayasan Santo Antonius Papua Berencana Buka Jurusan Kelapa Sawit

Selama ini, masyarakat Papua telah lama melakukan budidaya karet. Banyak dari mereka yang memiliki dan mengelola perkebunan karet. Namun, secara umum, kesejahteraan masyarakat masih kurang. Masalah utamanya adalah terbatasnya pabrik pengolahan karet di wilayah tersebut. Karena itu, pengepul atau pedagang karet membeli hasil sadapan karet masyarakat dengan harga murah.

Pastor Jhon berharap bahwa dengan meningkatkan pola budidaya tanaman, khususnya kelapa sawit, dapat mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat secara keseluruhan. Gereja Katolik di Provinsi Papua Selatan secara umum mendukung kerjasama antara dunia usaha dan masyarakat, dengan harapan bahwa hal itu akan membawa kemajuan bersama. Gereja juga siap memberikan pendampingan dan pengawasan terhadap kerjasama tersebut.

Dalam konsultasi publik PT. Bio Inti Agrindo (BIA), Pastor Jhon menganggap bahwa hubungan kemitraan yang erat dan saling menguntungkan antara masyarakat dan perusahaan perkebunan kelapa sawit sangat diperlukan. Ia mendorong peningkatan kerjasama untuk kesejahteraan masyarakat Papua.

BACA JUGA: Biaya Sertifikasi Sawit Berkelanjutan dan Kelembagaan Jadi Ganjalan Petani Sawit

Lebih lanjut, Pastor Jhon berharap adanya edukasi praktik budidaya kelapa sawit kepada masyarakat agar mereka memiliki pemahaman dan keterampilan dalam budidaya kelapa sawit yang berkelanjutan. Ia mengajak semua pihak untuk bekerjasama dalam memajukan masyarakat Papua agar sejahtera. “Mari kita bersama-sama membangun ekonomi masyarakat Papua,” tegasnya. (T1)

Artikel ini telah tayang di InfoSAWIT Papua dengan judul © Berita Sawit- Kerjasama Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit dan Gereja Katolik di Papua Harus Ditingkatkan


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com