Kasus Bentrok di Seruyan, GAPKI Kalteng Serukan Dahulukan Proses Pembicaraan Dengan Perusahaan

oleh -32.280 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Tangkapan Layar Video Amatir, Kasus Bentrok di Seruyan.

InfoSAWIT, JAKARTA – Menanggapi adanya konflik di PT Bangun Jaya Alam Perma (PT. BJAP) 3 berlokasi Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalteng sangat menyesalkan adanya tindakan oknum masyarakat yang mengakibatkan rusaknya aset perusahaan dan aset pemerintah seperti unit milik pihak kepolisian.

Menurut pihak GAPKI Kalteng bahwa tindakan penjarahan dan perusakan asset adalah kriminal dan harus diproses pelakunya.

“Jika memang yang menjadi masalah adalah masalah kebun plasma 20%, maka hal itu sebaiknya bisa dibicarakan dengan perusahaan, Pemda dan instansi lainnya mengacu kepada peraturan yang berlaku,” kata Ketua GAPKI Kalteng, Syaiful Panigoro, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

BACA JUGA: Mengenal Iklim yang Sesuai untuk Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit

Lebih lanjut kata Syaiful, tindakan penjarahan kebun apapun alasannya adalah tindakan kriminal. Kenyamanan dan perlindungan terhadap investasi dan beserta karyawannya sangat diperlukan.

Sebab itu ungkap Syaiful, GAPKI Kalteng berharap Pihak Kepolisian Daerah Kalteng bertindak tegas dan memproses secara hukum kepada para pelaku tindak pidana tersebut yang telah merusak aset perusahaan dan aset negara.

BACA JUGA: Indonesia Umumkan Penurunan Deforestasi 2021-2022, Capaian Itu Patut Diselisik Lebih Lanjut

“Untuk itu sebaiknya para pihak bisa sama-sama menjaga stabilitas keamanan agar kembali kondusif, Kita ambil hikmahnya semoga kejadian ini tidak terulang kembali dan iklim investasi kembali bergairah di Bumi Kalimantan Tengah ini,” tandas Syaiful. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com