Bursa Komoditas Diharap Bisa Cegah Fluktuasi Harga TBS Sawit

oleh -16.346 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Istimewa/tim panitia khusus DPRD Babel melangsungkan rapat dengan Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan dari Kementerian Perdagangan RI, bertujuan untuk membahas secara rinci rencana pembentukan bursa komoditas kelapa sawit.

InfoSAWIT, PANGKALPINANG – Langkah untuk membentuk bursa komoditas kelapa sawit mendapatkan dukungan kuat dari DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pemerintah Pusat telah mengusulkan rencana ini dengan tujuan utama untuk menghadirkan transparansi dalam harga komoditas perkebunan ini.

Anggota dari Tim Panitia Khusus Stabilitas Harga Tandan Buah Segar dan Syarat Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit DPRD Babel, Aksan Visyawan menjelaskan, kehadiran bursa komoditas kelapa sawit di masa depan akan memiliki efek positif. Salah satunya adalah mencegah fluktuasi harga yang tiba-tiba terhadap tandan buah segar (TBS) sawit, yang pada gilirannya akan menghindarkan praktik permainan harga yang dilakukan oleh korporasi besar.

“Dengan adanya bursa nanti, diharapkan tidak akan terjadi lonjakan atau penurunan tiba-tiba pada harga tandan buah segar. Ini akan menghentikan praktik pengaturan harga yang sering dilakukan oleh korporasi besar,” kata Aksan dalam keterangannya seperti dilansir Antara, Jumat (11/8/2023).

BACA JUGA: Permintan Minyak Sawit di India Meningkat, Lantaran  Harga lebih Murah

Pada kesempatan tersebut, tim panitia khusus DPRD Babel telah melangsungkan rapat dengan Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan dari Kementerian Perdagangan RI, bertujuan untuk membahas secara rinci rencana pembentukan bursa komoditas kelapa sawit ini.

Menurut Aksan, terdapat indikasi bahwa perusahaan-perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Provinsi Babel sebagian besar berperan sebagai pengumpul CPO (Crude Palm Oil), sedangkan proses ekspor CPO dilakukan oleh anak perusahaan yang berada di daerah lain. Hal ini menciptakan peluang bagi korporasi atau perusahaan untuk memanipulasi harga CPO, yang pada akhirnya memengaruhi harga tandan buah segar.

“Diharapkan dengan adanya bursa komoditas kelapa sawit ini, harga tandan buah segar yang diperoleh petani bisa menjadi lebih stabil di masa depan. Ini tentunya akan meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN 11 Agustus 2023 Turun Rp 100/Kg, Belawan Tak Ada Kabar..

Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Kementerian Perdagangan RI, Farid Amir menjelaskan, Indonesia berencana untuk segera meluncurkan bursa komoditas kelapa sawit. Langkah ini akan memberikan manfaat besar bagi para petani sawit karena akan menciptakan transparansi dalam penetapan harga CPO (minyak sawit mentah).

“Rencananya, peluncuran ini akan dilakukan paling lambat akhir tahun ini,” kata Farid. Dia juga menambahkan bahwa pembentukan bursa komoditas ini bertujuan untuk mencegah praktik pengaturan harga atau monopoli harga CPO oleh korporasi-korporasi besar. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com