Jalan Rusak di Sentra Sawit, Manfaatkan Dana BPDPKS

oleh -7.876 Kali Dibaca
infosawit
Dok. Sawit Fest 2021/Foto: Budi Candra Setya/Ilustrasi jalan produksi sawit rusak parah.

InfoSAWIT, JAKARTA – Walapun beberapa sentra perkebunan kelapa sawit menyumbang pajak bagi negara namun sayangnya jalan-jalan kabupaten bahkan provinsi banyak yang rusak akibat dilalui truk pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS) sawit. Sementara dana daerah terbatas, perlu adanya strategi pendanaan untuk perbaikan jalur transportasi tersebut.

Pengamat perkebunan sekaligus pelaku usaha kelapa sawit, Putra Rangkuti menyarankan, agar memanfaatkan dana sarana prasarana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk perbaikan jalan kabupaten atau jalan-jalan ke pemukiman penduduk di sentra kelapa sawit. Melihat masih terbatasnya serapan dana sarana prasarana tidak ada salahnya disalurkan utk perbaikan jalan yang nantinya dapat menunjukkan kegiatan petani dan masyarakat.

“Beberapa ruas jalan kabupaten di  Kabupaten Simalungun, Labuhan Batu, Asahan kondisinya sangat memprihatinkan. Ini belum lagi jalan-jalan kebun untuk menjangkau pemukiman yang sangat sulit dilalui ketika musim hujan. Pada akhirnya yang terkena dampak adalah anggota masyarakat yang notabene petani sawit ,” Jelas Putra dalam keterangannya kepada InfoSAWIT, Kamis (17/8/2023).

BACA JUGA: Bea Keluar dan PE CPO Periode 16–31 Agustus 2023, Tetap US$ 118 per Ton

Ia mengutip data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Simalungun pada Maret 2023, panjang jalan kabupaten mencapai 1808,78 kilometer yang mana 50 persennya masuk dalam kategori rusak berat, sepanjang 971,33 kilometer. Sementara Kabupaten Simalungun salah satu sentra perkebunan kelapa sawit.

Putra menyarankan agar disediakan setidaknya Rp. 1 Trilyun Badan Pengelolan Dana Perkebunan Kelapa Sawit dana sapras untuk perbaikan jalan kabupaten di sentra perkebunan. Dana tersebut dapat dikelola pemerintah pemerintah daerah atau penyelenggaraanya perbaikan jalan dikelola langsung oleh BPDPKS. Angka ini menurutnya sangat kecil dibandingkan dana kelapa sawit yang sudah terkumpul sebanyak Rp. 186,6 Triliun.

BACA JUGA: SPKS Sekadau Raih Penghargaan Penggerak Pendamping Kelembagaan Petani Sawit Mandiri Dari Gubernur Kalbar

“Saya berharap agar wacana ini dapat digulirkan dan tentu saja perlu mendapatkan dukungan pemerintah daerah penghasil kelapa sawit.  Setidaknya pola pengelolaan dana dari kegiatan usaha sudah pernah dilakukan pada cukai rokok yg kemudian dialokasikan utk mendukung pembangunan daerah. Sekaligus menepis isu bahwa dana sawit hanya dinikmati oleh korporasi,” jelas Putra. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com