Kebun Sawit Milik Sampoerna Agro di Segel KLHK, Ini Sebabnya..

oleh -60.330 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Istimewa/Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

InfoSAWIT, JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Indonesia telah mengambil tindakan tegas dengan menyegel lahan perkebunan sawit terbakar milik PT Sampoerna Agro di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya KLHK untuk menegakkan hukum terkait kebakaran hutan dan lahan gambut yang merusak lingkungan.

Menurut Direktur Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLHK, Rasio Ridho Sani, langkah penyegelan ini mencakup lahan seluas 586 hektare milik Sampoerna Agro. Perusahaan ini, yang memiliki modal asing dari Singapura.

“Hari ini kami menyegel lahan terbakar di lokasi PT Sampoerna Agro seluas 586 hektare. Langkah penyegelan yang dilakukan itu harus menjadi perhatian bagi perusahaan lainnya,” ujarnya dalam keterangan resmi diperoleh InfoSAWIT di Jakarta, Rabu (4/10/2023).

BACA JUGA: POPSI: Perkuat Kelembagaan Petani Untuk Sawit Berkelanjutan

Langkah serupa juga diambil terhadap PT Tempirai Palm Resources yang memiliki lahan terbakar sekitar 648 hektare.

Tindakan penyegelan ini adalah langkah awal dari penegakan hukum yang lebih luas terhadap perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan. Dalam pernyataannya, Rasio Ridho Sani menyatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan memiliki dampak serius terhadap kesehatan dan lingkungan.

“Kebakaran hutan dan lahan berdampak serius terhadap kesehatan dan lingkungan,” ucapnya.

BACA JUGA: Dorong Kemitraan Menguntungkan Sekaligus Aman dalam Program Peremajaan Sawit Rakyat

Dia mengungkapkan sekitar lokasi yang disegel juga ada kebakaran lahan sekitar 1.030 hektare. Sebab itu KLHK bersama aparat penegak hukum saat ini tengah mendalami penanggung jawab dan pemilik lahan tersebut karena kurangnya data hak guna usaha (HGU).

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com