Langkah Pemkab Sekadau Dalam Mendukung Petani Sawit Peroleh ISPO

oleh -3.722 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Bupati Kabupaten Sekadau, Aron.

InfoSAWIT, JAKARTA – Tidak bisa dikesampingkan bahwa penerapan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) petani membutuhkan dukungan pemerintah daerah, lantaran tanpa itu laju ISPO tak akan bisa melesat, seperti yang dilakukan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan barat.

Saat ini di Sekadau luas kebun sawit yang dikelola petani seluas 48.235 ha dengan jumlah petani mencapai 25.517 kepala keluarga (KK). Dimana jumlah koperasi produsen seluruhnya terdapat 132 unit, dengan jumlah koperasi produsen yang aktif mencapai 111 unit, serta koperasi plasma sebanyak 96 unit

Diungkapkan Bupati Sekadau, Aron, dalam mendukung pengelolaan kebun sawit petani pemerintah daerah telah menerapkan beberapa regulasi, umpanya mengenai kebijakan tata niaga Tandan Buah Segar (TBS), serta mendorong petani untuk bergabung dalam kelembagaan pekebun untuk selanjutnya bisa bermitra dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit, melalui Permentan Nomor 01 Tahun 2018 dan Peraturan Gubernur NomoR 63 Tahun 2018.

BACA JUGA: PTPN IV Gandeng reNIKOLA untuk Pengembangan Compressed Biomethane Gas (CBG)

Lantas untuk kewajiban sertifikasi ISPO pekebun melalui lembaga pekebun sesuai Perpres Nomor 44 Tahun 2020 dan Permentan No. 38 Tahun 2020. Dalam upaya sertifikasi ISPO pemerintah juga berkolaborasi  dengan  NGO  dan  stakeholder  dalam  upaya peningkatan kapasitas anggota koperasi mencapai sertifikasi berkelanjutan.

Cara yang dilakukan kata Aron, melakukan pelatihan atau workshop kelembagaan, sosialisasi percepatan STDB, pelatihan/workshop good agricultural practices (GAP), penggunaan benih unggul bersertifikat.

Untuk pemberian bibit unggul Pemda Sekadau tahun 2022 lalu telah menyalurkan bibit unggul sebanyak 30 ribu bibit sawit untuk petani secara gratis. “Tahun ini kami menargetkan penyaluran sebanyak 70 ribu bibit unggul sawit untuk petani sawit swadaya,” kata Aron dalam.

BACA JUGA: Pastikan Keberlanjutan Sawit di Riau, Akademisi FISIP UNRI Lakukan Pendampingan Sertifikasi ISPO

Lantas mendorong petani mengelola sawit dengan ramah lingkungan dengan memperhatikan areal bernilai konservasi tinggi, tidak melakukan perusakan hutan dan petani dilarang membuka kebun sawit di dalam kawasan hutan. “Kami sangat menjaga sektor ini karena berdampak pada ekonomi di daerah,” kata Aron. (*)

Lebih lengkap baca Majalah InfoSAWIT edisi Agustus 2023

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com