DPR RI Kunjungi PTPN IV untuk Evaluasi Pengembangan Industri Kelapa Sawit

oleh -1016 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI Jon Erizal memimpin kunjungan kerja spesifik ke PTPN IV Regional III di Kota Pekanbaru, Riau (20/6/2024).

InfoSAWIT, PEKANBARU – Tim Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI yang dipimpin oleh Jon Erizal mengadakan kunjungan kerja ke PTPN IV Regional III di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk meninjau langsung pengembangan ekosistem Industri Kelapa Sawit Nasional di Provinsi Riau serta untuk mengidentifikasi permasalahan dan kendala yang dihadapi, beserta upaya penanganannya.

Kelapa sawit, sebagai salah satu komoditas perkebunan unggulan Indonesia yang menjadi andalan penyumbang ekspor, menjadi fokus utama dalam kunjungan ini. Jon Erizal, yang memimpin kunjungan tersebut, mengungkapkan pentingnya kontribusi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya PalmCo, dalam mendukung penerimaan negara.

“PalmCo adalah holding company BUMN untuk perkebunan kelapa sawit. Tadi kita banyak berdiskusi tentang strategi PalmCo dalam meningkatkan kontribusinya terhadap penerimaan negara. Kedepannya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ambisius harus didukung oleh sumber penerimaan negara yang kuat dan berkelanjutan,” ucap Jon Erizal dikuti InfoSAWIT dari Parlementaria, ditulis Sabtu (22/6/2024).

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Turun 0,48 Persen Pada Jumat (21/6), Belawan WD

Jon juga menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh PalmCo dalam hal kepemilikan lahan, yang mencapai lebih dari 700 ribu hektar dengan sekitar 586 ribu hektar diantaranya digunakan untuk perkebunan kelapa sawit. Namun, ia juga menekankan bahwa PalmCo perlu mengembangkan kemampuannya dalam hilirisasi industri, seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa perusahaan swasta.

“Hilirisasi yang lebih baik bisa memberikan multiplier efek yang signifikan bagi perekonomian kita. PalmCo saat ini baru mencapai tahap produksi minyak goreng, sedangkan ada potensi besar untuk merambah ke hilirisasi yang lebih tinggi, termasuk hingga ke industri kosmetik,” paparnya.

Jon menegaskan pentingnya dukungan regulasi yang memadai untuk mempercepat hilirisasi ini, serta perlunya investasi yang besar untuk mengembangkan lebih lanjut industri tersebut. “Kami mendorong agar PalmCo mendapatkan penguatan dan kelonggaran aturan yang mendukung untuk mencapai hilirisasi yang menguntungkan. Ini akan membawa nilai tambah yang sangat besar bagi industri kelapa sawit kita,” tambahnya.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalteng Periode I-Juni 2024 Naik Rp 47,01/Kg Cek Harganya..

Sebagai bagian dari kesimpulan kunjungan, Jon menyatakan bahwa DPR RI akan terus mengawasi implementasi langkah-langkah dan inovasi yang dijanjikan oleh PalmCo. “Kami berharap dengan adanya inovasi yang tepat, BUMN kita, khususnya di sektor kelapa sawit, dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi ekonomi nasional,” tutup Jon Erizal.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan masukan yang berharga bagi kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor kelapa sawit sebagai salah satu pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com