Mimika Kembangkan Perkebunan Sawit di Lahan 7.000 Hektare, Pabrik CPO Siap Beroperasi 2025

oleh -3.330 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Kepala Distanbun Kabupaten Mimika, Alice Wanma.

InfoSAWIT, MIMIKA – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, sedang mengembangkan perkebunan kelapa sawit di atas lahan seluas 7.000 hektare di Kampung Kiyura, Distrik Mimika Barat. Pengembangan ini bertujuan untuk memproduksi minyak sawit mentah (CPO) yang dapat mendukung perekonomian lokal.

Kepala Distanbun Kabupaten Mimika, Alice Wanma, melalui sambungan telepon pada Senin (19/8), mengungkapkan bahwa lahan perkebunan kelapa sawit tersebut akan dilengkapi dengan pabrik pengolahan CPO yang dijadwalkan akan diresmikan pada Juni atau Juli 2025. “Luas lahan kelapa sawit lebih dari 7.000 hektare di Kampung Kiyura, dan pabrik minyak mentah (CPO) juga sudah ada di sana,” jelas Alice dikutip InfoSAWIT dari Antara, ditulis Selasa, (20/8/2024).

Menurut Alice, kelapa sawit memiliki banyak manfaat yang luas, termasuk sebagai bahan dasar untuk minyak goreng, kosmetik, farmasi, kimia, tekstil, kertas, hingga bioenergi. “Selain lahan perkebunan, kami juga memiliki pabrik yang memungkinkan kami mengolah minyak kelapa sawit mentah secara mandiri di Mimika,” tambahnya.

BACA JUGA: Malaysia Tegaskan Komitmen Hentikan Perkebunan Sawit Baru di Kawasan Hutan

Alice juga menjelaskan bahwa minyak kelapa sawit mentah dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar nabati yang potensial untuk menghasilkan tenaga listrik, memberikan solusi energi terbarukan bagi wilayah tersebut.

Pengembangan perkebunan ini diharapkan dapat membawa dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat di sekitar Kampung Kiyura. “Kami berharap perkebunan kelapa sawit ini dapat beroperasi dengan baik dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Tren Zaman, Rame-Rame Perusahaan Sawit Adopsi Teknologi Digital

Lebih lanjut, Alice menekankan bahwa dalam pengelolaan lahan kelapa sawit tersebut, pihaknya memprioritaskan tenaga kerja dari Orang Asli Papua (OAP), dengan harapan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com