Menko Airlangga: Kebijakan Pangan Dan Energi Indonesia Berfokus Pada Pencapaian Swasembada

oleh -1.676 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Humas Kemenko/ Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, menyampaikan, Sebagai salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia memainkan peran penting dalam industri biofuel, pangan, dan oleokimia.

InfoSAWIT, JAKARTA — Sebagai salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia memainkan peran penting dalam industri biofuel, pangan, dan oleokimia. Saat ini, minyak sawit Indonesia menyumbang sekitar 23% dari produksi minyak nabati global dan 58% dari produksi minyak sawit dunia.

Selain menjadi sumber pendapatan nasional yang signifikan, industri kelapa sawit juga menyediakan lapangan pekerjaan bagi jutaan orang dan telah menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan bahwa industri kelapa sawit dapat berkembang secara berkelanjutan, efisien, dan kompetitif.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, menyampaikan hal ini dalam pidato kunci secara virtual pada acara Konferensi Minyak Sawit Indonesia, pada Kamis, 7 November 2024. Dalam pidatonya, Airlangga menekankan bahwa kebijakan pangan dan energi Indonesia berfokus pada pencapaian swasembada, mengurangi ketergantungan pada impor, serta memastikan keberlanjutan untuk mendukung ketahanan ekonomi dan tujuan lingkungan.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik 0,65 Persen Pada Kamis (7/11), Harga CPO di Bursa Malaysia Turun Tipis

Airlangga menjelaskan bahwa kebijakan pangan Indonesia memprioritaskan swasembada dan keterjangkauan pangan, dengan fokus pada komoditas utama seperti beras, kedelai, dan produk minyak sawit. Mengenai kebijakan biodiesel, tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang diimpor, mendorong bauran energi yang lebih berkelanjutan, dan mendukung industri minyak sawit. Salah satu elemen kunci dari kebijakan ini adalah kewajiban penggunaan biodiesel berbasis kelapa sawit (B35) untuk sektor transportasi yang akan meningkat menjadi B40 pada 2025.

Selain itu, Airlangga juga menyebutkan beberapa strategi yang perlu diterapkan untuk mengelola produksi kelapa sawit dengan baik, agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, kebutuhan energi, dan ketahanan pangan, sekaligus melindungi lingkungan. Salah satunya adalah dengan meningkatkan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Sejak 2017, Indonesia telah memberikan hibah PSR untuk sekitar 360.000 hektar yang memberikan manfaat kepada 158.000 petani kecil. Selain itu, penerapan praktik pertanian yang baik, budidaya varietas kelapa sawit yang lebih produktif, dan promosi sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) juga menjadi bagian dari strategi ini.

Ke depan, sektor kelapa sawit akan terus menghadapi tantangan, terutama terkait tekanan eksternal mengenai isu-isu lingkungan yang terkadang disajikan dengan data yang tidak seimbang atau tidak akurat, seperti yang dihadapi dengan Regulasi Uni Eropa tentang Deforestation-Free (EUDR). Konferensi ini menjadi kesempatan untuk menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap praktik berkelanjutan dan terus meningkatkan standar yang ada.

BACA JUGA: Penghapusan Utang UMKM, Presiden Prabowo Peroleh Apresiasi dari Serikat Petani Kelapa Sawit

“Kami yakin bahwa Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan produksi dan produktivitas minyak sawit secara signifikan di tahun-tahun mendatang,” pungkas Menko Airlangga, seperti dalam keterangan resminya dikutip InfoSAWIT, Jumat (8/11/2024). (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com