Kelapa Sawit Masih Jadi Andalan, DSNG Bukukan Kinerja Solid

oleh -2.379 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ DSNG Bukukan Pertumbuhan di Tengah Dinamika Global, Bagi Dividen Rp 254 Miliar.

InfoSAWIT, JAKARTA — Di tengah tantangan ekonomi global yang mempengaruhi sektor kelapa sawit dan produk kayu, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) berhasil menutup tahun buku 2024 dengan pertumbuhan positif. Hal ini disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading, Jakarta, Kamis.

RUPST tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris, baik secara daring maupun luring. Tercatat sebanyak 9,96 miliar saham hadir dalam rapat, mewakili sekitar 94,03% dari total saham yang dikeluarkan Perseroan. Rapat dipimpin langsung oleh Komisaris Utama DSNG, Adi Resanata Somadi Halim.

Salah satu keputusan penting dalam RUPST ini adalah pembagian dividen tunai sebesar Rp 254 miliar, atau setara dengan Rp 24 per saham. Keputusan ini mendapat persetujuan penuh dari para pemegang saham.

BACA JUGA: Menemani Langkah Pagi Pemanen Sawit: Kisah Pendampingan dari Agrinas, Langsung di Kebun Kalsel

Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, dalam pemaparannya menegaskan bahwa tahun 2024 merupakan periode penuh tantangan. “Kami menghadapi tekanan dari pasar ekspor, tuntutan keberlanjutan, dinamika politik dalam negeri, hingga dampak perubahan iklim seperti El Nino. Namun, DSNG tetap berupaya menjaga stabilitas usaha dan memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan,” ujarnya dalam keterangan resmi ditulis InfoSAWIT, Jumat (6/6/2025).

Untuk merespons berbagai tantangan tersebut, DSNG mengusung strategi yang dibagi ke dalam dua pendekatan: Eksploitasi dan Eksplorasi. Eksploitasi fokus pada penguatan bisnis inti melalui efisiensi dan peningkatan operasional, sedangkan Eksplorasi diarahkan pada pencarian peluang baru yang selaras dengan visi keberlanjutan perusahaan. Beberapa inisiatif yang tengah dijalankan antara lain program peremajaan kebun dan pengembangan produk biomassa dari limbah pertanian.

Secara kinerja, DSNG membukukan pendapatan sebesar Rp 10,12 triliun pada tahun 2024, naik 6,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang oleh kenaikan harga jual rata-rata Crude Palm Oil (CPO) sebesar 12,3%. Meski demikian, volume produksi CPO turun 9% secara tahunan menjadi 602 ribu ton, disebabkan oleh dampak lanjutan El Nino yang masih terasa hingga kuartal pertama 2024.

BACA JUGA: ISPO kini Tak Lagi Cuma Urusan Kebun, Sertifikasi Itu Pun Menyasar Produk Olahan

Segmen kelapa sawit tetap menjadi kontributor utama dengan sumbangsih sebesar 87% terhadap total pendapatan Perseroan.

Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui laporan tahunan dan laporan pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024.

Dengan kombinasi strategi bisnis adaptif dan komitmen terhadap keberlanjutan, DSNG optimistis menghadapi tahun-tahun mendatang meski tekanan eksternal masih akan berlanjut. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com