Harga CPO Diprediksi Stabil pada Paruh Kedua 2025, Public Investment Bank Pertahankan Prospek Netral untuk Sektor Perkebunan

oleh -5.615 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Crude Palm Oil (CPO).

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR  – Public Investment Bank Bhd mempertahankan prospek netral terhadap sektor perkebunan Malaysia, dengan proyeksi harga minyak sawit mentah (CPO) tetap stabil pada paruh kedua tahun 2025. Harga diperkirakan akan bergerak dalam kisaran RM4.000 hingga RM4.300 per ton, ditopang oleh stabilnya tingkat stok dan meningkatnya momentum ekspor.

Dalam laporan riset yang dirilis Jumat, lembaga riset tersebut menyatakan bahwa prospek harga CPO didukung oleh stok yang telah melampaui angka dua juta ton dan tren ekspor yang membaik karena keunggulan harga sawit dibandingkan minyak kedelai.

“Saat laporan ini ditulis, harga kontrak berjangka CPO berada di level RM4.330 per ton. Momentum ekspor, khususnya ke India, diperkirakan akan meningkat, didorong oleh selisih harga yang lebar antara minyak sawit dan minyak kedelai serta rendahnya stok dalam negeri India,” ungkap laporan tersebut dikutip The Edge Market, Senin (28/7/2025).

BACA JUGA: Sawit Watch Ajukan Uji Materi UU Pencegahan Perusakan Hutan, Pertanyakan Kepastian Hukum bagi Petani Sawit dalam Kawasan Hutan

Perkiraan harga CPO untuk sepanjang tahun 2025 tetap dipertahankan pada RM4.200 per ton. Public Investment Bank merekomendasikan dua emiten unggulan, yakni Sarawak Plantation dan Ta Ann, yang menawarkan imbal hasil dividen menarik di kisaran 5% hingga 6%.

Meski pada paruh pertama 2025 sempat menghadapi tekanan biaya produksi akibat kenaikan upah minimum dan harga pupuk, bank memperkirakan biaya produksi akan lebih rendah pada paruh kedua tahun ini. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya hasil tandan buah segar (TBS) dan tambahan pendapatan dari produk sampingan inti sawit.

“Kenaikan produktivitas dan kredit dari inti sawit diharapkan dapat meringankan beban biaya,” jelasnya.

BACA JUAG: Indonesia-AS Sepakati Penurunan Tarif Dagang: Komoditas Unggulan Dibidik Dapat Perlakuan Istimewa

Faktor lain yang dapat menekan biaya adalah implementasi kebijakan iuran wajib 2% ke Dana Provident (EPF) untuk pekerja asing yang mulai berlaku pada Oktober 2025, yang diperkirakan dapat memangkas biaya tenaga kerja kurang dari 1%.

Dari sisi kebijakan, program biodiesel B40 Indonesia disebut masih berada di jalur yang tepat, dan diprediksi akan memperkuat permintaan jangka panjang terhadap minyak sawit sebagai bahan baku biofuel. Namun, bank juga menyoroti risiko lingkungan, dengan meningkatnya titik panas di Sumatra dan Kalimantan yang berpotensi menimbulkan kabut asap lintas batas apabila cuaca kering terus berlanjut.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com