Rencana Besar Duo Perusahaan Besar Sawit Global Memangkas Emisi Karbon

oleh -8.911 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi Perkebunan Kelapa Sawit.

InfoSAWIT, JAKARTA – Memangkas emisi karbon tak hanya tunggal menjadi tanggungjawab negara, tetapi juga pelaku usaha yang mengelola bisnis berbasis sumber daya alam. Seperti yang dilakukan Sinar Mas Agribusiness & Food dan SD Guthrie Malaysia.

Dalam dunia industri kelapa sawit yang terus berkembang, SD Guthrie, salah satu pemain utama perkebunan kelapa sawit asal Malaysia, telah mengambil langkah besar untuk memastikan operasinya tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan. Chief Sustainability Officer SD Guthrie, Malaysia, Rashyid Redza Anwarudin, baru-baru ini membagikan visi dan upaya perusahaan dalam mencapai tujuan tersebut melalui kerangka kerja yang mereka sebut “Beyond Zero”.

Tercatat SD Guthrie memiliki operasi yang mencakup berbagai belahan dunia. Di sektor hulu (upstream), perusahaan ini mengelola sekitar 600.000 hektar lahan perkebunan, dengan 300.000 hektar di antaranya berada di Malaysia, 300.000 hektar di Indonesia, dan 100.000 hektar lagi di Papua New guninea.

BACA JUGA: Berikut Upaya Kolombia Reduksi Jejak Karbon dari Kelapa Sawit 

“Dari lahan-lahan ini, SD Guthrie menghasilkan sekitar 2,4 juta ton minyak sawit setiap tahunnya, yang seluruhnya telah bersertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). Minyak sawit ini kemudian didistribusikan ke berbagai pasar global, termasuk Eropa, Inggris, Afrika, Amerika Serikat, Asia Pasifik, dan Oseania,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata dia, tahun 2023 lalu, SD Guthrie meluncurkan kerangka kerja “Beyond Zero“, yang dirancang untuk tidak hanya mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga meningkatkan dampak positif yang dapat diberikan oleh industri kelapa sawit. Rashyid menjelaskan bahwa selama ini, narasi keberlanjutan seringkali hanya berfokus pada upaya meminimalkan kerusakan lingkungan. Namun, SD Guthrie percaya bahwa industri ini juga memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi positif, baik secara sosial maupun terhadap alam.

Kerangka kerja “Beyond Zero” terdiri dari tiga pilar utama, yakni pertama, Zero (Nol Dampak Negatif): Pilar ini berfokus pada upaya mengurangi dampak negatif operasi perusahaan, terutama dalam hal perubahan iklim. SD Guthrie berkomitmen untuk mencapai emisi nol bersih (net zero emissions) dan telah menetapkan target ambisius untuk tahun 2030 dan 2050. Selain itu, perusahaan juga berupaya menghilangkan deforestasi dalam operasi dan rantai pasokannya, serta meningkatkan praktik pertanian yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Aceh Tawarkan Model Baru Kemitraan Global untuk Sawit Berkelanjutan

Lantas pilar kedua, Restore (Memulihkan Alam), Pilar kedua ini bertujuan untuk memberikan dampak positif terhadap alam melalui upaya konservasi dan restorasi. SD Guthrie aktif dalam kegiatan reboisasi, perlindungan keanekaragaman hayati, dan pengembangan kerangka kerja pertanian regeneratif. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesehatan tanah dan memastikan bahwa lahan mereka tetap produktif untuk generasi mendatang. (T2)

Lebih lengkap baca Majalah InfoSAWIT edisi Juni 2025

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com