Potensi Pongamia Sebagai Bahan Bakar Biofuel Generasi Kedua dengan Hasil Tinggi

oleh -18.905 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Dadang Gusyana/Pongamia Pinnata yang ada di Indonesia.

InfoSAWIT, JAKARTA – Sebuah laporan terbaru dari AgriFutures Australia mengungkapkan bahwa tanaman Pongamia berpotensi menjadi sumber biofuel generasi kedua yang sangat produktif dan ekonomis. Laporan ini menilai Pongamia menawarkan keuntungan besar dibandingkan alternatif biofuel yang sudah ada, seperti kanola dan kelapa sawit.

Menurut laporan tersebut, kanola memiliki rata-rata hasil minyak 0,6 ton per hektare, sementara benih Pongamia berpotensi menghasilkan hingga 3 ton per hektare. Hasil ini bahkan bisa meningkat jika polong (pods) yang mengandung biji diolah menjadi bahan bakar terbarukan bersama dengan bahan pangkasan (daun dan batang), sehingga total hasil biofuel bisa mencapai 6 ton per hektare.

Sebagai perbandingan, laporan Ritchie and Roser (2021) mencatat bahwa produksi minyak sawit pada tahun 2018 adalah 71 juta ton dari 19 juta hektare lahan, dengan hasil rata-rata 3,7 ton per hektare. Kelapa sawit selama ini dikenal sebagai tanaman penghasil minyak dengan hasil tertinggi.

BACA JUGA: Harga Kedelai Chicago Melemah, Pasar Tertekan Absennya Permintaan dari China

Secara global, lebih dari 300 juta hektare lahan digunakan untuk produksi tanaman minyak. Kelapa sawit menyumbang 6% dari penggunaan lahan ini, namun menghasilkan 36% dari total minyak dunia. Hebatnya, Pongamia tidak hanya memiliki potensi hasil minyak yang lebih tinggi dari kelapa sawit, tetapi juga membutuhkan curah hujan kurang dari separuhnya dan, sebagai tanaman polong-polongan, mampu menghasilkan nitrogennya sendiri.

 

Peluang Pertanian dan Manfaat Ekonomi Tambahan

Selain manfaat utamanya dalam memproduksi biodiesel terbarukan untuk mengatasi perubahan iklim, menanam pohon Pongamia juga menawarkan keuntungan dan produk sampingan lain yang menjadikannya usaha pertanian yang menarik dan ekonomis. Ini termasuk penyerapan karbon (C) oleh pohon, potensi pendapatan dari karbon dengan menggunakan polong sebagai bahan bakar biomassa, produksi suplemen pakan ternak tinggi protein yang dapat mengurangi metana, dan pengembangan ekonomi tambahan di Australia utara.

Data penelitian yang disajikan dalam laporan ini menunjukkan bahwa pemberian pakan protein dari biji Pongamia kepada ternak ruminansia dapat mengurangi emisi metana melalui tiga cara: meningkatkan kualitas pakan, mempercepat waktu panen ternak, dan meningkatkan persentase kelahiran sapi potong.

BACA JUGA: Limbah Sawit Jadi Energi Hijau, Kemenperin Dorong Pemanfaatan TKKS untuk Bioethanol

Produk sampingan tambahan lainnya dari Pongamia juga berpotensi menghasilkan berbagai produk, seperti produk obat-obatan dan insektisida pertanian. Tanaman ini telah digunakan untuk tujuan pengobatan di India selama bertahun-tahun, dan residu minyaknya mungkin suatu hari menjadi bagian paling berharga dari tanaman yang diproses, menawarkan jalur baru untuk melawan infeksi bakteri dan virus. Para peneliti di India juga telah mengembangkan insektisida dari senyawa yang diekstrak dari minyak mentah Pongamia untuk mengendalikan hama serangga dan nyamuk, yang diklaim lebih aman daripada alternatif tradisional.

 

Fondasi Kuat untuk Pertumbuhan

Para peneliti dari The University of Queensland (UQ) telah meneliti Pongamia selama 15 tahun. Penanaman uji coba di lebih dari 17 lokasi di seluruh Australia utara telah menyumbangkan banyak informasi dan pengetahuan praktis untuk laporan ini. Meskipun lebih banyak penelitian masih diperlukan, pengetahuan tentang Pongamia sudah cukup untuk mendukung pengembangan komersial.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com