Dosen Polinela Kembangkan Briket dari Limbah Jamur Merang dan Tandan Sawit

oleh -1.779 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Tandan kosong kelapa sawit.

InfoSAWIT, BANDARLAMPUNG – Tim dosen Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri Politeknik Negeri Lampung (Polinela) tengah mengembangkan inovasi energi terbarukan melalui penelitian berjudul Optimasi Proses Produksi Briket dari Limbah Jamur Merang Bermedia Tanam Tandan Kosong Kelapa Sawit (tankos).

Riset ini dipimpin M. Perdiansyah Mulia Harahap bersama Prof. Dr. Ir. Sarono dan Subandi. Fokus utamanya adalah memaksimalkan pemanfaatan tankos—produk sampingan kelapa sawit yang mencapai sekitar 23 persen dari total Tandan Buah Segar (TBS)—yang selama ini hanya dianggap limbah.

Menurut Sarono, meski tankos kerap digunakan sebagai media tanam jamur merang, sisa media tersebut masih kaya lignoselulosa dan berpotensi diolah lebih lanjut. “Limbah tankos ini bisa diubah menjadi briket, bahan bakar padat berenergi tinggi yang dapat menjadi solusi atas masalah energi,” ujarnya, dilansir InfoSAWIT dari KBRN RRI, Senin (22/9/2025).

BACA JUGA: UNJA Gelar Kuliah Umum Beasiswa BPDP, Cetak SDM Sawit Profesional

Proses pembuatan briket dimulai dari pengolahan arang tankos melalui pengeringan dan pirolisis, dilanjutkan dengan penggilingan hingga berukuran 40 mesh. Serbuk arang kemudian dicampur dengan perekat tapioka dan air sebelum dicetak dengan tekanan tertentu. “Penentuan tekanan sangat penting agar briket memiliki kepadatan dan kualitas yang baik,” jelas Subandi.

Hasil uji awal menunjukkan, briket dari limbah tankos mampu menghasilkan nilai kalor antara 5.115 hingga 5.396 kal/gram. Angka ini menegaskan potensi briket tersebut sebagai bahan bakar alternatif yang efisien sekaligus ramah lingkungan. “Dengan nilai kalor yang cukup tinggi, briket tankos bisa menjadi sumber energi terbarukan yang menjanjikan,” tambah M. Perdiansyah. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com