Hilirisasi Pertanian Jadi Strategi Besar Pemerintah Bangun Ekonomi Rakyat, Investasi Tembus Rp371 Triliun

oleh -2.533 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Melalui program hilirisasi besar-besaran senilai Rp371 triliun, pemerintah berupaya menciptakan jutaan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan petani.

InfoSAWIT, JAKARTA — Pemerintah menegaskan arah pembangunan ekonomi nasional kini berpijak pada sektor yang menyentuh langsung kehidupan rakyat, pertanian dan perkebunan. Melalui program hilirisasi besar-besaran senilai Rp371 triliun, pemerintah berupaya menciptakan jutaan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan petani, dan menumbuhkan industri berbasis sumber daya lokal di seluruh Indonesia.

Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Finalisasi Program Hilirisasi Perkebunan dan Industri yang digelar di Kantor Kementerian Pertanian, Jumat, dipimpin oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Rosan Roeslani.

Menurut Amran, hilirisasi bukan lagi sekadar jargon pembangunan, melainkan strategi konkret untuk menjadikan sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi nasional. “Presiden Prabowo memberi arahan agar pertanian tidak berhenti di hulu. Nilai tambah harus diciptakan di dalam negeri, agar petani merasakan manfaat langsung dari industrinya,” tegasnya dalam keterangan resm ditulis InfoSAWIT, Senin (11/11/2025).

BACA JUGA: 20% Lulusan INSTIPER Langsung Diterima Bekerja, Bukti Kuat Konektivitas Kampus dan Dunia Industri

Amran menyebut, sebagian besar investasi akan diarahkan ke komoditas unggulan perkebunan seperti tebu, kakao, mete, dan kelapa. Ia mencontohkan, pengolahan kelapa di Maluku Utara yang kini mampu meningkatkan harga dari Rp600 menjadi Rp3.500 per butir. “Dari yang dulu dijual mentah, kini bisa naik nilainya hingga lima kali lipat. Inilah kekuatan hilirisasi,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah menyiapkan Rp20 triliun tambahan untuk memperkuat peternakan ayam dan telur terintegrasi guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor peternakan.

“Seluruh daerah akan memiliki pusat produksi ayam dan telur terintegrasi. Kita pastikan pasokannya cukup dan tidak ada kelangkaan di masa depan,” jelas Amran.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Senin (10/11), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Menguat

Sementara itu, Menteri Rosan Roeslani menilai hilirisasi pertanian memiliki dampak sosial yang jauh lebih luas dibandingkan hilirisasi mineral. “Sektor ini padat karya, sehingga langsung menggerakkan ekonomi masyarakat pedesaan. Setiap pabrik pengolahan yang dibangun berarti membuka lapangan kerja dan menghidupkan ekosistem ekonomi lokal,” ujarnya.

Rosan menambahkan, pihaknya bersama Danantara dan Kementerian Pertanian telah mengidentifikasi proyek-proyek hilirisasi prioritas dan menugaskan sejumlah BUMN strategis untuk melaksanakannya. Produk-produk unggulan seperti kelapa, kakao, dan mete dinilai memiliki potensi besar untuk menembus pasar ekspor bernilai tinggi.

“Kami akan bergerak cepat, dengan pendekatan collaborative governance. Pemerintah, BUMN, swasta, dan petani kecil semua dilibatkan agar hasilnya terasa nyata,” katanya.

BACA JUGA: RSPO Dorong Pasar Pahami Dampak Nyata Dukungan terhadap Petani Sawit Kecil

Langkah besar ini menunjukkan transformasi arah pembangunan Indonesia: dari ekonomi berbasis komoditas mentah menuju ekonomi bernilai tambah tinggi. Jika berhasil, hilirisasi pertanian tak hanya menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi baru, tetapi juga simbol kemandirian bangsa dalam mengelola kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com